TANGERANG_HARIANESIA.COM– Relawan Demokrasi Tangerang, Petrus Herman, menilai pelantikan 143 pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kota Tangerang, Minggu (26/4/2026), sebagai sinyal kuat bahwa mesin partai sudah dipanaskan sejak dini untuk menghadapi Pemilu 2029.
“Ini bukan sekadar seremonial. Pelantikan serentak 13 PAC dengan arahan langsung Ketua DPP Ribka Tjiptaning dan Ketua DPD Ade Sumardi menunjukkan PDIP Kota Tangerang serius menata barisan dari akar rumput,” kata Petrus Herman, Minggu (26/4/2026).
Menurutnya, penegasan Ribka Tjiptaning soal “kerja keras untuk menang 2029” dan instruksi Ade Sumardi agar kader jaga citra partai dengan politik santun adalah resep klasik PDIP: *disiplin organisasi + kerja kerakyatan*.
“PAC dan ranting itu ujung tombak. Kalau mereka solid dan menyatu dengan rakyat, separuh kemenangan sudah di tangan. Apalagi Gatot Wibowo sudah tegaskan targetnya jelas: menang,” ujar Petrus.
Petrus juga menyoroti komposisi pengurus yang dilantik. “Ada wajah baru hasil kaderisasi, ada yang senior. Ini model _bingkai_ seperti kata Gatot. Semua posisi siap diisi. Artinya regenerasi jalan, tapi pengalaman tetap dipakai. Itu penting untuk hindari konflik internal,” jelasnya.
Sebagai aktivis demokrasi, Petrus mengingatkan agar konsolidasi PAC PDIP tetap dalam koridor demokrasi sehat. “Silakan bangun basis, silakan bergerak ke masyarakat. Tapi jaga pemilu damai. Jangan ada politik identitas atau _black campaign_. Adu program, bukan adu domba,” tegasnya.
Ia menilai kehadiran Wakil Wali Kota Maryono Hasan dan Wakil Ketua DPRD Andri S. Permana dalam Musancab menunjukkan solidnya hubungan eksekutif-legislatif dari PDIP di Kota Tangerang. “Ini modal politik besar. Tinggal bagaimana 143 PAC yang baru dilantik ini menerjemahkan soliditas elite jadi kerja nyata di kampung-kampung,” tutup Petrus.
(Dwi)
