Tangerang_HARIANESIA.COM_ Andrie Yunus, aktivis KontraS, diserang dengan air keras oleh orang tak dikenal di Salemba, Jakarta Pusat, setelah menghadiri diskusi tentang isu-isu sensitif.
Serangan ini menimbulkan luka bakar serius di wajah, dada, dan tangan, sehingga Andrie harus menjalani perawatan intensif. Insiden ini memicu kekhawatiran akan keamanan aktivis dan kebebasan berpendapat di Indonesia”
Petrus Herman Pegiat Demokrasi asal Kota Tangerang mengecam keras serangan terhadap Andrie Yunus, aktivis Kontras, yang diserang dengan air keras oleh orang tak dikenal di Salemba, Jakarta Pusat. ‘Serangan ini merupakan tindakan teror dan intimidasi yang tidak dapat ditolerir,’ ungkap Petrus Herman.
Kami menilai serangan ini sebagai upaya untuk membungkam suara kritis dan membahayakan kebebasan berpendapat yang dilindungi oleh undang undang.
Menurutnya serangan ini bukan sekadar tindakan kekerasan biasa, melainkan serangan yang berpotensi merenggut nyawa. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini dan menjerat pelaku dengan pasal percobaan pembunuhan.
Seperti Kita ketahui Andrie Yunus dikenal sebagai sosok yang berada di garis depan advokasi hak asasi manusia, dan serangan ini merupakan upaya untuk mengintimidasi dan membungkam suaranya. Rekan-rekannya menggambarkan Andrie sebagai sosok yang tenang namun teguh, yang memilih tetap berdiri bersama para korban meski risiko selalu mengintai.
(DWI)




















