Harianesia – 12 Juni 2026 | Kamu tahu bahwa Indonesia Open 2026 baru saja usai, kan? Nah, turnamen ini tidak hanya berpengaruh pada perolehan gelar dan poin turnamen, tapi juga berdampak pada ranking dunia para pemain. Sektor ganda putra Indonesia menjadi salah satu yang menarik untuk disorot karena beberapa pasangan memperoleh tambahan poin penting setelah tampil di kandang sendiri.
Peringkat Terbaru Ganda Putra Indonesia
Dalam update peringkat BWF pada Selasa (9/6/2026), tidak semua ganda putra Indonesia mengalami pergerakan posisi setelah tampil di turnamen berlevel Super 1000 tersebut. Berikut update peringkat enam ganda putra Indonesia setelah Indonesia Open 2026.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri secara mengejutkan langsung tumbang pada babak pertama Indonesia Open 2026 meskipun berstatus unggulan ketiga. Mereka kalah 2 game langsung dari Chen Bo Yang/Liu Yi asal China dengan skor telak 13-21 dan 14-21 dalam waktu 37 menit. Meski begitu, peringkat mereka tidak terpengaruh sama sekali. Fajar/Fikri tetap kokoh di peringkat 2 dunia sebagai ganda putra terbaik Indonesia dengan total 90.853 poin.
Ganda putra Indonesia lainnya, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, juga tidak mengalami perubahan peringkat setelah penampilannya di Indonesia Open 2026. Duet nonpelatnas itu konsisten sebagai ganda putra nomor 2 Indonesia dengan menempati posisi ke-7 dunia dengan koleksi 70.316 poin.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mencatatkan kenaikan peringkat setelah Indonesia Open 2026. Ganda putra muda itu naik 2 tingkat dari peringkat 12 ke peringkat 10 dunia dengan akumulasi 67.716 poin. Itu merupakan peringkat tertinggi dalam karier mereka sejauh ini.
Penarikan Dua Ganda Putra Indonesia dari Australian Open 2026
Pelatih kepala ganda putra, Antonius Budi Ariantho, memberikan alasan di balik keputusan penarikan dua pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dari ajang Australian Open 2026.
Antonius menjelaskan bahwa hasil minor di Indonesia Open 2026 menjadi salah satu faktor PBSI menarik mundur Fajar/Fikri dari Australian Open 2026. Pihaknya melakukan evaluasi menyeluruh setelah Fajar/Fikri langsung gugur di babak pertama turnamen kandang tersebut.
Kesimpulan
Jadi, itulah update peringkat 6 ganda putra Indonesia setelah Indonesia Open 2026. Dengan perubahan peringkat yang terjadi, diharapkan para pemain dapat meningkatkan performa mereka di turnamen-turnamen selanjutnya.
FAQ
Pertanyaan 1: Siapa ganda putra Indonesia yang naik peringkat setelah Indonesia Open 2026?
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin naik 2 tingkat dari peringkat 12 ke peringkat 10 dunia.
Pertanyaan 2: Mengapa Fajar/Fikri tidak mengalami perubahan peringkat?
Fajar/Fikri tetap kokoh di peringkat 2 dunia sebagai ganda putra terbaik Indonesia dengan total 90.853 poin.
Pertanyaan 3: Apa alasan penarikan Fajar/Fikri dari Australian Open 2026?
Penarikan Fajar/Fikri dilakukan karena hasil minor di Indonesia Open 2026 dan untuk memfokuskan pasangan tersebut ke ajang yang levelnya lebih besar seperti Kejuaraan Dunia dan Asian Games.
Pertanyaan 4: Siapa pelatih kepala ganda putra Indonesia?
Antonius Budi Ariantho adalah pelatih kepala ganda putra Indonesia.
Pertanyaan 5: Kapan Australian Open 2026 berlangsung?
Australian Open 2026 berlangsung pada 9-14 Juni 2026.
