Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Ekonomi

Proyeksi IHSG Kamis 15 Oktober: Investor Pantau Data Ekonomi AS

×

Proyeksi IHSG Kamis 15 Oktober: Investor Pantau Data Ekonomi AS

Sebarkan artikel ini
Proyeksi IHSG Kamis 15 Oktober: Investor Pantau Data Ekonomi AS — Layar digital menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan di bursa efek
IHSG diprediksi bergerak menguat pada rentang 5.647 hingga 5.851 pada perdagangan Kamis (15/10).
Banner Iklan Harianesia 468x60

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat pada rentang 5.647 hingga 5.851 pada perdagangan Kamis, (15/10). Proyeksi itu muncul setelah indeks ditutup menguat 17,05 poin atau 0,29 persen ke posisi 5.943,02 pada Rabu, (14/10).

Sinyal penguatan itu datang dari sisi teknikal. Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, menilai momentum penguatan berpotensi mulai terbentuk meski volume perdagangan menurun.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

“Momentum penguatan berpotensi mulai terbentuk. Berdasarkan indikator teknikal, Stochastic K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif, meskipun volume perdagangan mengalami penurunan,” ujar Nafan dalam risetnya pada Kamis, (15/10).

Faktor eksternal yang membayangi IHSG

Pelaku pasar mencermati rilis data Bureau of Labor Statistics terkait Indeks Harga Konsumen (CPI) utama AS. Inflasi AS tercatat naik 0,6 persen secara bulanan (MoM) dan 3,7 persen secara tahunan (YoY) pada September.

Kenaikan itu dipicu oleh lonjakan harga bensin sebesar 9,1 persen MoM serta kenaikan biaya energi secara keseluruhan.

Di sisi lain, pergerakan pasar global kian kompleks akibat dinamika komoditas dan ketegangan geopolitik yang terus berlanjut. Harga minyak mentah jenis Brent menguat 0,45 persen ke level USD 106,17 per barel dan WTI naik 1,07 persen menjadi USD 95,17 per barel.

Baca Juga :  Harga Bahan Bakar Minyak di Indonesia Naik, Apakah Lebih Mahal dari Negara ASEAN Lain?

Kenaikan harga minyak terjadi menyusul eskalasi serangan balasan kelompok Houthi dan koalisi pimpinan Arab Saudi yang menargetkan fasilitas energi serta bandara di Riyadh dan Dhahran.

  • IHSG ditutup menguat 17,05 poin atau 0,29 persen ke 5.943,02 pada Rabu (14/10).
  • Indikator Stochastic K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif meski volume perdagangan menurun.
  • Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan BBTN, ELSA, dan WIFI untuk perdagangan Kamis (15/10).

Nafan menambahkan, dinamika domestik juga diwarnai oleh rotasi sektor investor lokal yang bergeser ke arah saham-saham defensif dan komoditas pendukung.

“Dinamika domestik juga diwarnai oleh rotasi sektor investor lokal yang bergeser ke arah saham-saham defensif dan komoditas pendukung,” kata Nafan.

Proyeksi dan rekomendasi saham

Pada perdagangan Kamis, (15/10), Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan, antara lain BBTN, ELSA, dan WIFI.

Baca Juga :  Saham SpaceX Melesat, IHSG Pulih: Apa yang Terjadi di Pasar Saham RI?

Sementara itu, MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak bervariasi. Indeks berpotensi menguji area pelemahan di rentang 5.897 hingga 5.940, sebelum berpeluang menguat kembali untuk menguji level 5.989 hingga 6.014.

Mirae Asset Sekuritas: IHSG diprediksi menguat pada rentang 5.647 hingga 5.851.

MNC Sekuritas: IHSG berpotensi melemah ke 5.897 hingga 5.940 sebelum menguat kembali ke 5.989 hingga 6.014.

“Skenario terbaik, koreksi IHSG hanya akan menguji level 5.897-5.940 dan menguat kembali untuk menguji rentang 5.989-6.014,” tulis MNC Sekuritas.

Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini meliputi ADMR, BRMS, ENRG, dan ISAT.

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Informasi ini bertujuan memberikan gambaran pasar dan bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual aset investasi tertentu.

Pertanyaan Umum

Berapa proyeksi IHSG pada perdagangan Kamis, 15 Oktober?

Mirae Asset Sekuritas memprediksi IHSG bergerak menguat pada rentang 5.647 hingga 5.851. Sementara MNC Sekuritas memproyeksikan indeks bergerak bervariasi, dengan potensi menguji pelemahan di rentang 5.897 hingga 5.940 sebelum menguat kembali ke level 5.989 hingga 6.014.

Apa yang memicu kenaikan inflasi AS pada September?

Kenaikan CPI utama AS sebesar 0,6 persen MoM dan 3,7 persen YoY dipicu oleh lonjakan harga bensin sebesar 9,1 persen MoM serta kenaikan biaya energi secara keseluruhan.

Saham apa saja yang direkomendasikan untuk perdagangan hari ini?

Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan BBTN, ELSA, dan WIFI. MNC Sekuritas merekomendasikan ADMR, BRMS, ENRG, dan ISAT.

Sumber: Kumparan

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600