Edukasi

Program PT Air Minum Jaya 2026 Fokus Perluasan Jaringan dan Peningkatan Layanan Air Minum Perpipaan

JAKARTA_HARIANESIA.COM_ PT Air Minum Jaya (Perseroda) atau PAM JAYA terus menjalankan berbagai program pada 2026 untuk memperluas akses dan meningkatkan layanan air minum perpipaan bagi masyarakat Jakarta. Upaya tersebut merupakan bagian dari target perusahaan untuk memperluas cakupan layanan hingga 100% pada tahun 2029.

Perluasan akses dilakukan melalui pengembangan dan pembangunan jaringan perpipaan, peningkatan kapasitas sistem penyediaan air, serta pemeliharaan dan rehabilitasi infrastruktur yang mendukung keandalan layanan. Sepanjang 2025, PAM JAYA mencatat 72.666 sambungan baru, yang menjadi salah satu capaian dalam upaya memperluas akses layanan air minum perpipaan di Jakarta.

Selain memperluas jaringan, peningkatan kapasitas pelayanan juga dilakukan melalui pengembangan infrastruktur pengolahan dan penyediaan air di sejumlah wilayah. Salah satunya melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) Portable Semanan yang diresmikan pada April 2026. IPA tersebut memiliki kapasitas 4 liter per detik dan melayani 295 pelanggan, terdiri atas 202 pelanggan eksisting dan 93 pelanggan baru.

Pengembangan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya PAM JAYA untuk meningkatkan kapasitas sistem sekaligus memperluas akses layanan air minum perpipaan ke wilayah yang masih membutuhkan tambahan layanan.

*Pengembangan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya PAM JAYA untuk meningkatkan kapasitas sistem sekaligus memperluas akses layanan air minum perpipaan ke wilayah yang masih membutuhkan tambahan layanan. Hingga Agustus 2026, cakupan layanan PAM JAYA telah mencapai 82,92%. Pada periode yang sama, air yang terdistribusi mencapai 23.001 liter per detik dengan total panjang jaringan perpipaan mencapai 13.088 kilometer.*

Di sisi lain, transformasi perusahaan juga dilakukan melalui penguatan proses bisnis dan tata kelola. Setelah bertransformasi menjadi PT Air Minum Jaya (Perseroda) pada 2026, PAM JAYA melakukan penguatan kelembagaan dan proses bisnis untuk mendukung pengembangan perusahaan serta peningkatan kualitas pelayanan. BPBUMD DKI Jakarta menyebut transformasi tersebut diarahkan untuk memperkuat efektivitas operasional, tata kelola, inovasi, serta kapasitas perusahaan dalam menghadapi kebutuhan sektor pelayanan air minum yang semakin kompleks.

Penguatan tata kelola tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pengembangan perusahaan berjalan secara profesional dan berkelanjutan, sejalan dengan kebutuhan untuk memperluas layanan air minum perpipaan bagi masyarakat Jakarta.

Dengan kebutuhan perluasan layanan yang masih besar, perkembangan PAM JAYA tidak hanya tercermin dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari bertambahnya akses masyarakat terhadap layanan air minum perpipaan, peningkatan kapasitas sistem, serta penguatan kemampuan perusahaan dalam mengelola layanan secara berkelanjutan.

*Peningkatan layanan juga terlihat dari kinerja penanganan gangguan dan penanganan pengaduan pelanggan. Pada 2024–2025, kinerja penanganan gangguan PAM JAYA meningkat 4,03% dan masuk kategori baik, sementara kinerja penanganan layanan pengaduan melalui berbagai kanal PAM JAYA meningkat 8,06% dan masuk kategori sangat baik. Peningkatan ini juga didukung berbagai program layanan seperti Kartu Air Sehat (KAS), sambungan gratis dan program lainnya.

Ke depan, pengembangan jaringan, peningkatan kapasitas, pemeliharaan infrastruktur, serta penguatan tata kelola akan menjadi bagian dari upaya PAM JAYA dalam mendukung pencapaian 100% cakupan layanan air minum perpipaan pada tahun 2029.

Red/Tim

Exit mobile version