TNI-POLRI

Polri Bersama Rakyat, Polsek Sumberlawang Gotong Royong, Perkuat Fondasi Jembatan Presisi Merah Putih

Sragen— Pembangunan Jembatan Presisi Merah Putih penghubung Desa Jati dan Desa Hadiluwih di Kecamatan Sumberlawang tidak hanya menjadi proyek infrastruktur, tetapi menjelma sebagai simbol kuat gotong royong antara Polri dan masyarakat.

Rabu (18/2/2026), jajaran Polsek Sumberlawang bersama puluhan warga dua desa turun langsung ke lapangan melaksanakan kerja bakti massal di lokasi pembangunan jembatan, Dukuh Sendangrejo, Desa Jati.

Sejak pagi pukul 07.00 WIB, personel Polsek Sumberlawang bersama aparat desa dan masyarakat tampak bahu-membahu memindahkan material batu pondasi ke titik pembangunan jembatan.

Aksi nyata tersebut menjadi kelanjutan dari komitmen Polri pasca peletakan batu pertama oleh Kapolres Sragen beberapa waktu lalu.

Kegiatan kerja bakti ini dihadiri Wakapolsek Sumberlawang Ipda Yahmin, Kepala Desa Jati Muji Slamet, Kepala Desa Hadiluwih Kuswandi, para Kanit dan Kasi Polsek Sumberlawang, perwakilan RT, 18 personel Polsek Sumberlawang, serta sekitar 50 warga dari Desa Jati dan Desa Hadiluwih.

Dalam sambutannya, Ipda Yahmin yang mewakili Kapolsek Sumberlawang menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai pengaman pembangunan, namun juga menjadi bagian dari tenaga penggerak pembangunan itu sendiri.

“Jembatan Presisi Merah Putih ini dibangun bukan hanya dengan material, tetapi dengan kebersamaan. Inilah bentuk empati dan kepedulian Polri, khususnya Polres Sragen, agar jembatan yang sebelumnya kurang layak kini menjadi kuat, aman, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Ipda Yahmin.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada masyarakat yang terlibat aktif dalam kerja bakti.

“Atas nama pimpinan Polri, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Jati dan Desa Hadiluwih. Kerja bakti ini bukan sekadar tenaga, tetapi wujud keikhlasan dan persatuan yang menjadi kekuatan utama pembangunan,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji, mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menegaskan bahwa keterlibatan langsung Polri dalam kerja bakti merupakan implementasi nyata Polri Presisi.

“Polri tidak cukup hanya meresmikan pembangunan, tetapi harus hadir dari awal hingga selesai bersama masyarakat. Kerja bakti ini adalah bukti bahwa Polri Presisi bekerja nyata, menyatu dengan rakyat, dan hadir memberi solusi,” ujar AKP Sudarmaji.

Kerja bakti difokuskan pada penataan material batu pondasi agar lebih dekat dengan titik pembangunan sekaligus memastikan tidak mengganggu aktivitas warga, terutama area pengeringan hasil panen.

Kegiatan berakhir pukul 10.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Pembangunan Jembatan Presisi Merah Putih diharapkan segera rampung dan menjadi akses vital penghubung dua desa, mempercepat mobilitas warga, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta mempertegas kehadiran Polri sebagai penggerak pembangunan dan penjaga harapan masyarakat.

Mariyo

Exit mobile version