TNI-POLRI

Polres Karanganyar Beri Trauma Healing dan Bantuan untuk Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Putri Cempo

KARANGANYAR – Polres Karanganyar terus hadir memberikan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak asap kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo. Tidak hanya menyalurkan bantuan, jajaran Polres Karanganyar juga memberikan layanan trauma healing dan dukungan psikososial kepada warga yang mengungsi di GOR UTP Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Senin (7/9/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB tersebut dihadiri Wakapolres Karanganyar Kompol Miftakul Huda, S.H., M.H., para Pejabat Utama Polres Karanganyar, pengurus Bhayangkari Cabang Karanganyar, Kapolsek Gondangrejo beserta anggota, serta Tim Trauma Healing Polres Karanganyar yang dipimpin Kabag SDM Kompol Hastin Marhadjanti, S.Psi.

Di tengah situasi pengungsian, perhatian khusus diberikan kepada anak-anak dan warga yang terdampak secara psikologis akibat kebakaran dan kepulan asap yang terjadi di kawasan TPA Putri Cempo.

Tim Trauma Healing Polres Karanganyar mengajak anak-anak mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan menyenangkan, mulai dari bermain, menggambar, hingga bernyanyi bersama. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk kembali ceria dan sejenak mengalihkan perhatian dari situasi yang mereka alami.

Selain pendampingan terhadap anak-anak, tim juga memberikan dukungan psikologis kepada warga melalui komunikasi, pendampingan, serta teknik relaksasi untuk membantu meredakan rasa cemas, stres, dan ketidaknyamanan selama berada di pengungsian.

Edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi terdampak asap juga diberikan kepada masyarakat. Anak-anak pun menerima bingkisan sebagai bentuk perhatian dan dukungan dari Polres Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolres Karanganyar Kompol Miftakul Huda menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak yang diterima Kepala Desa Plesungan.

Kompol Miftakul Huda mengatakan, kehadiran Polres Karanganyar di tengah warga terdampak merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Polri untuk memberikan pelayanan, perlindungan, serta dukungan kepada masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tidak merasa sendirian dalam menghadapi kondisi ini. Selain bantuan kebutuhan bagi warga, kami juga memberikan pendampingan psikologis, khususnya kepada anak-anak dan masyarakat yang terdampak, agar mereka tetap merasa aman, tenang dan memiliki semangat dalam menghadapi situasi ini,” ujar Wakapolres.

Menurutnya, dampak sebuah bencana tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis masyarakat. Karena itu, pendampingan trauma healing menjadi bagian penting dalam membantu warga, terutama mereka yang harus meninggalkan rumah dan tinggal sementara di lokasi pengungsian.

“Kami berharap kegiatan ini dapat sedikit membantu mengurangi beban dan kecemasan masyarakat. Polres Karanganyar akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memberikan pelayanan dan pendampingan kepada warga selama kondisi ini masih membutuhkan perhatian,” tambahnya.

Kehadiran jajaran Polres Karanganyar mendapat sambutan positif dari warga yang berada di lokasi pengungsian. Warga mengaku bersyukur atas perhatian dan pendampingan yang diberikan, khususnya di tengah kondisi yang membutuhkan dukungan bersama.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Karanganyar ingin memastikan masyarakat terdampak tidak menghadapi situasi sulit ini sendirian. Kehadiran personel Polri di tengah warga diharapkan dapat memberikan rasa aman, ketenangan, sekaligus semangat bagi masyarakat untuk menghadapi dampak kebakaran TPA Putri Cempo.

Warga juga berharap layanan kesehatan dan pendampingan psikososial dari Polres Karanganyar dapat terus diberikan selama dampak asap kebakaran masih dirasakan masyarakat.

Kegiatan pemberian bantuan dan trauma healing berlangsung dengan tertib dan lancar, sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Polres Karanganyar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sedang membutuhkan.

Exit mobile version