BOGOR_HARIANESIA.COM, 10 Oktober 2026 Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor menangkap seorang pria berinisial D yang diduga hendak mengambil narkotika jenis sabu di Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Polisi kini mendalami dugaan transaksi narkotika yang disebut dilakukan melalui akun Instagram anonim.
Kasat Resnarkoba Polres Bogor, AKP Ferly, mengatakan penangkapan berlangsung pada Jumat, 9 Oktober 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas bergerak setelah menerima laporan warga yang mencurigai gerak-gerik D di sekitar permukiman.
Menurut Ferly, petugas kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan D saat diduga hendak mengambil barang yang diletakkan oleh seseorang yang tidak dikenalnya.
“Satnarkoba Polres Bogor berhasil mengamankan seorang laki-laki yang mengaku bernama D, saat sedang ingin mengambil barang yang diletakkan oleh seseorang yang tidak pernah ditemuinya,” kata Ferly, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Saat penggeledahan, polisi menemukan satu bungkus plastik bening berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,23 gram.
“Saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa satu bungkus plastik bening yang di dalamnya terdapat kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,23 gram,” ujar Ferly.
D Mengaku Membeli Sabu Lewat Instagram
Setelah ditangkap, D dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. Kepada penyidik, D mengaku membeli sabu dari seseorang yang tidak dikenalnya melalui akun Instagram anonim untuk dikonsumsi sendiri.
“Yang bersangkutan (pelaku) mengaku sebelumnya membeli narkotika jenis sabu ke orang yang tidak dikenal melalui akun Instagram anonim dengan tujuan untuk dikonsumsi,” ucap Ferly.
Pengakuan tersebut menjadi bagian dari materi pemeriksaan polisi. Namun, identitas orang yang diduga memasok sabu serta bagaimana proses transaksi dilakukan masih perlu ditelusuri lebih lanjut.
Penggunaan akun anonim dalam dugaan transaksi itu juga menjadi aspek yang perlu didalami untuk mengetahui apakah terdapat pihak lain yang terlibat.
Penangkapan D berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas di lingkungan tempat tinggal mereka. Kepolisian kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi lokasi.
Fakih
