TNI-POLRI

Polda Jabar Matangkan Strategi Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2026 Demi Kenyamanan Pemudik

Bandung_HARIANESIA.COM_ Polda Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik guna menghindari kepadatan lalu lintas di jalur utama mudik.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan serta rekayasa lalu lintas untuk memastikan arus balik berjalan aman dan lancar.

“Keberhasilan pelaksanaan operasi ditentukan oleh tiga kunci utama, yaitu sistem pengaturan dan pengamanan yang efektif, kesiapan serta profesionalisme personel, dan dukungan sarana prasarana yang memadai,” ujarnya, Selasa (10/3/2026)

Berdasarkan data Polda Jabar, jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Jawa Barat selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026 diperkirakan mencapai 3.540.379 kendaraan, meningkat sekitar 2,1 persen dibandingkan periode Lebaran 2025.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus balik, Polda Jabar menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dan contra flow di beberapa ruas tol strategis, termasuk Tol Jakarta– Cikampek dan Tol Jakarta–Bogor–Ciawi. Rekayasa tersebut akan diterapkan secara situasional berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan.

Selain itu, Polda Jabar juga menyiapkan 332 pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar di jalur tol, jalur arteri, kawasan wisata, serta pusat transportasi umum untuk membantu pemudik yang kembali ke kota.

Kabid Humas Polda Jabar menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus balik Lebaran tahun ini.

“Pastikan pengamanan dan pelayanan pada sarana transportasi, jalur mudik, serta objek wisata dilakukan dengan baik dan humanis agar masyarakat dapat kembali dari mudik dengan aman dan nyaman,” katanya.

Polda Jabar juga mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi lalu lintas resmi, memastikan kondisi kendaraan prima, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat demi keselamatan perjalanan.

Exit mobile version