Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Perkuat Sinergi Ulama dan Polri, Polres Demak Ajak Masyarakat Tak Mudah Percaya Hoaks

×

Perkuat Sinergi Ulama dan Polri, Polres Demak Ajak Masyarakat Tak Mudah Percaya Hoaks

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Demak – Polres Demak memperkuat komunikasi dengan kalangan ulama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Upaya tersebut dilakukan melalui silaturahmi jajaran pejabat utama (PJU) Polres Demak ke Pondok Pesantren Al Hidayat dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Demak, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang dipimpin Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Demak Kompol Wasito itu bertujuan memperkokoh sinergi antara ulama dan umaro dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Dalam pertemuan tersebut, jajaran Polres Demak berdialog dengan para tokoh agama mengenai pentingnya menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Selama Acara MTQN XXXI di Simpang Lima, Polda Jateng Berikan Panduan Rute Alternatif Saat Pengalihan Arus

Kabag Ops Polres Demak Kompol Wasito mengatakan, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama.

“Silaturahmi ini menjadi sarana memperkuat komunikasi dan sinergitas antara Polri dengan para ulama. Kami berharap kolaborasi ulama dan umaro terus terjalin, sehingga bersama-sama mampu menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Demak tetap aman dan kondusif,” kata Wasito.

Selain membahas keamanan wilayah, pertemuan tersebut juga menyoroti maraknya penyebaran informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Masyarakat diimbau agar tidak mudah percaya maupun ikut menyebarkan informasi yang sumber dan kebenarannya belum dapat dipastikan.

Baca Juga :  Kapolda Jabar Apresiasi Kedewasaan Suporter, Laga Persib VS Persija Berjalan Aman dan Kondusif

Wasito mengajak para tokoh agama turut mengedukasi masyarakat agar mengedepankan prinsip tabayun atau memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya.

Ketua PCNU Kabupaten Demak menyambut baik silaturahmi tersebut. Menurutnya, komunikasi yang baik antara ulama dan aparat keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat.

“Ulama dan umaro harus terus membangun komunikasi dan berjalan bersama dalam menjaga masyarakat. Kami juga mengajak umat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Kedepankan tabayun agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat memecah persatuan,” ujarnya.

Baca Juga :  Silaturahmi Ramadhan Bareng KSPSI di Jatim, Kapolri Ajak Buruh Bersatu Dukung Upaya Perdamaian Presiden

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayat, KH Ahmad Baidlowi Misbah atau Gus Dlowi, menilai sinergi antara ulama dan umaro perlu terus dijaga. Menurutnya, tokoh agama memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat agar kehidupan sosial tetap harmonis.

“Ulama dan umaro harus terus berjalan beriringan dalam menjaga persatuan dan ketenteraman masyarakat. Jangan mudah terhasut oleh berita bohong atau informasi yang belum jelas kebenarannya. Setiap menerima informasi harus tabayun terlebih dahulu, sehingga persaudaraan dan kerukunan di Kabupaten Demak tetap terjaga,” kata Gus Dlowi.

Mariyo

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600