Tangerang_HARIANESIA.COM_ Rita Nurini Wakil Ketua DPD PDIP Provinsi Banten Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, kembali menggelar bakti sosial donor darah, pengobatan serta pemberian sembako gratis bagi 150 warga Sukajadi Kecamatan Karawaci Kota Tangerang Rabu (3/3/2026).
“Kami ingin menunjukkan rasa syukur dan berbagi dengan sesama dalam rangka perayaan Cap Go Meh,” kata Rita, “Donor darah, Cek Kesehatan adalah salah satu cara untuk berbagi dan membantu sesama.”
Kegiatan donor darah, dan pengobatan gratis kali ini Rita bekerja sama dengan RS.Anita dan dibantu oleh Komunitas “Moomy Rempong” yang terlihat begitu semangat melayani dan membantu jalanya kegiatan.
Alhamdulillah, hari ini kita mengadakan kembali pengobatan gratis dari bantuan DPP partai. Kami berterima kasih kepada Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Hajah Megawati Soekarnoputri, yang telah membantu program kesehatan gratis di Kota Tangerang,” ujar Rita.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Anggota DPR RI Dari Fraksi PDI Perjuangan Bpk.Marinus Gea yang turun langsung, menyapa warga serta membantu pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat dan pemberian sembako.
Menurut Rita program ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan harus dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
“Kesehatan bukan hanya untuk orang mampu, namun juga masyarakat tidak mampu harus dilayani dengan baik, karena derajat manusia itu sama di mata Allah SWT. Kita ingin masyarakat Kota Tangerang menjadi manusia sehat dan cerdas, karena kesehatan itu sangat penting bagi jalanya pembangunan daerah dan bangsa,” tegasnya.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten Bidang Pendidikan serta Kebudayaan ini juga menjelaskan bahwa,
“Kegiatan ini sangat tepat mengingat bulan suci Ramadan dan tentunya bagi umat Islam yang menjalani ibadah puasa sangat membutuhkan kondisi kesehatan yang prima untuk menjalankan ibadah puasa.
Harapan kami, masyarakat Kota Tangerang sehat semua dan siap menjalankan Ibadah di Bulan Ramadan Dengan baik,”
Dalam Pesanya di perayaan Cap Gomeh, Rita Nurini juga berpesan dan mengingatkan bahwa “Cap Go Meh adalah perayaan penting dalam kalender Tionghoa, dan kegiatan bakti sosial seperti ini menunjukkan semangat dan nilai-nilai luhur dari komunitas Tionghoa.
Perayaan Cap Gomeh, budaya bertajuk Cap Same menghadirkan pesan kuat tentang integritas kebangsaan melalui pelestarian budaya Cina Benteng yang telah lama berakar di Kota Tangerang, bahwa perayaan Cap Gomeh bukan sekadar agenda tahunan tandasnya.
Ia menyebutnya ini ad adalah sebagai perwujudan prinsip 4K yakni -Ketuhanan, -Kebudayaan, -Kebangsaan, dan -Kesetaraan yang menjadi fondasi kehidupan bersama.
Menurutnya identitas Tionghoa merupakan bagian integral dari Indonesia, ia menekankan bahwa kesetaraan menjadi landasan penting bagi bangsa besar untuk terus maju.
Dalam pandangannya, budaya bukan sekadar warisan, melainkan keluhuran yang menjaga masyarakat tetap beradab, untuk saling mengasihi.
“Saya tidak memilih untuk menjadi orang Jawa, Sunda ataupun Betawi tapi saya lahir sebagai orang Indonesia”
Di mata Tuhan kita semua sama,” bahwa budaya adalah pengikat kebersamaan yang memperkuat integritas nasional bagi kekuatan bangsa Indonesia yang sangat majemuk ini.
Oleh karenanya Konsistensi dalam membantu Masyarakat merupakan komitmen PDI Perjuangan untuk senantiasa Menangis dan Tertawa bersama Rakyat dan sebagai bentuk konkrit, langkah nyata dilapangan atas perintah Ketua Umum PDI Perjuangan Hj. Megawati Sukarnoputri agar PDI Perjuangan menjadi partai yang selalu peduli terhadap segala persoalan Rakyat.
Ini merupakan bentuk kehadiran nyata PDI Perjuangan
di tengah masyarakat, karena kami lahir dari rahim rakyat, saat ini yang harus kita perbuat adalah agar selalu bisa menangis serta Tertawa Bersama sama Rakyat.
Kami PDI Perjuangan berkomitmen menjalankan layanan ini hingga persoalan persoalan, maupun kesulitan yang dihadapi masyarakat di Kota Tangerang benar- benar teratasi sepenuhnya,” pungkas Rita.
(D. Wahyudi)
