BOGOR, 6 OKTOBER 2026 | 09.13 WIB — Sebuah mobil Mitsubishi L300 jenis boks menjadi perhatian setelah diduga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di salah satu SPBU di wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Usai mengisi solar, mobil tersebut bergerak ke arah Cileungsi. Berdasarkan keterangan tim di lapangan, kendaraan itu diduga berhenti di sekitar sebelum jembatan layang Cileungsi dan dicurigai melakukan pemindahan BBM dari tangki kendaraan ke wadah atau tabung yang berada di dalam boks.
Dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan aparat berwenang, termasuk pemeriksaan kendaraan dan dokumen terkait.
Saat ditanya mengenai pemilik kendaraan dan muatan di dalam boks, pengemudi disebut hanya menjawab bahwa kendaraan tersebut milik seseorang dari Riau yang sedang bertugas.
Tak lama kemudian, pengemudi menjalankan kendaraan dengan kecepatan tinggi. Dalam perjalanan, mobil L300 diduga menyenggol sepeda motor yang dikendarai Sutoyo hingga pengendara tersebut terjatuh.
Peristiwa kemudian berkembang menjadi pengejaran dari wilayah Cileungsi hingga kawasan Rusun Polri di Cikeas. Mobil L300 kembali melaju menuju pintu Tol Cimanggis dan akhirnya masuk jalan tol.
Sutoyo dan tim yang berupaya meminta pertanggungjawaban atas insiden tersebut kemudian mengikuti kendaraan tersebut hingga masuk tol menggunakan sepeda motor.
Mobil L300 kemudian keluar melalui pintu Tol Sentul. Kendaraan tersebut dilaporkan menabrak palang tol sebelum melanjutkan perjalanan ke arah Citeureup.
Pengejaran berakhir setelah tim kehilangan jejak kendaraan di sekitar wilayah Polsek Gunung Putri.
Tim kemudian mendatangi Polsek Gunung Putri untuk menyampaikan pengaduan. Namun, menurut keterangan tim, pihak yang piket mengarahkan mereka untuk membuat pengaduan ke Polres Bogor.
Peristiwa tersebut menyisakan sejumlah pertanyaan, mulai dari dugaan modifikasi tangki dan pemindahan BBM, identitas serta muatan kendaraan, hingga dugaan kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor.
Keterangan dari pihak kepolisian dan pemeriksaan terhadap kendaraan diperlukan untuk memastikan rangkaian peristiwa tersebut secara objektif.
Jika benar terdapat dugaan pemindahan BBM atau modifikasi tangki, aparat perlu memeriksa fakta tersebut secara profesional. Namun, seluruh dugaan tetap harus dibuktikan melalui pemeriksaan danproses hukum.
Fakih
