Banten_HARIANESIA.COM- Aktivis LSM Kumpulan Pemantau Korupsi Banten Bersatu (KPKB) menilai bahwa persatuan rakyat bersama para aktivis mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa merupakan sinyal kuat yang harus menjadi perhatian serius para pemangku kebijakan.
Ketua Umum Aktivis KPKB, Dede Mulyana, mengatakan bahwa ketika masyarakat dan mahasiswa turun bersama menyuarakan tuntutan, pemerintah perlu melihatnya sebagai bentuk kepedulian terhadap jalannya pemerintahan, bukan semata-mata sebagai bentuk penolakan.
“Jika rakyat dan para aktivis mahasiswa bersatu melakukan aksi unjuk rasa, itu merupakan alarm keras bagi para pemangku kebijakan. Aspirasi masyarakat harus didengar dan ditindaklanjuti dengan langkah nyata,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat menginginkan kebijakan yang benar-benar memberikan manfaat dan mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan tidak hanya menyampaikan janji, tetapi juga menunjukkan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Rakyat butuh bukti, bukan sekadar janji. Kepercayaan publik dibangun melalui tindakan nyata, transparansi, dan keberpihakan pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.
KPKB juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, sehingga penyampaian pendapat di muka umum tetap menjadi bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat.
Dede
