Jakarta – Lembaga Swadaya Masyarakat Kompulan Pemantau Korupsi Banten Bersatu (LSM KPKB) menyatakan dukungan penuh kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar diperkuat dengan alat dan teknologi canggih dalam pelaksanaan Operasi Tangkap Tangan (OTT)
Aktivis KPKB Dede Mulyaba menilai, di era digital saat ini, praktik korupsi semakin rapi, tertutup, dan memanfaatkan teknologi modern. Oleh karena itu, KPK juga harus dibekali perangkat canggih agar mampu mengimbangi pola kejahatan korupsi yang semakin kompleks.
“Kami dari LSM KPKB mendukung penuh KPK agar memiliki alat canggih untuk OTT. Koruptor sekarang tidak lagi main cara konvensional, mereka sudah canggih, maka aparat penegak hukum juga harus lebih canggih,” ujar Ketua Umum LSM KPKB dalam keterangannya, Rabu 2026
KPKB juga secara tegas meminta Komisi III DPR RI untuk memberikan restu dan dukungan politik, termasuk dalam hal penganggaran dan regulasi, agar penguatan alat penyadapan dan teknologi penindakan KPK tidak terus dipersoalkan.
“Komisi III DPR RI tolong beri restu dong. Jangan justru melemahkan KPK. Kalau ingin negeri ini bersih dari korupsi, KPK harus diperkuat, bukan dibatasi,” tegasnya.
Menurut KPKB, OTT terbukti menjadi salah satu senjata paling efektif dalam membongkar praktik korupsi, mulai dari pejabat daerah hingga aparat penegak hukum. Namun tanpa dukungan alat modern dan payung hukum yang kuat, upaya tersebut dikhawatirkan tidak maksimal.
LSM KPKB menegaskan bahwa dukungan terhadap KPK adalah bentuk keberpihakan kepada rakyat. “Uang negara adalah hak rakyat. Kalau KPK kuat, koruptor takut. Kalau KPK dilemahkan, rakyat yang dirugikan,” pungkasnya.
Penulis : Dede Mulyana
