Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Lagi,Diduga toko di jln Gaga Rawa Kompeni no 14 Tutup Saat Dipantau, Warga Pertanyakan Aktivitas Penjualan obat keras golongan G

×

Lagi,Diduga toko di jln Gaga Rawa Kompeni no 14 Tutup Saat Dipantau, Warga Pertanyakan Aktivitas Penjualan obat keras golongan G

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

JAKARTA BARAT 12-08-2026, Dugaan keras peredaran obat keras kembali menjadi sorotan di wilayah Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Sebuah toko yang berada di kawasan Jl. Gaga Rawa Kompeni,no 14 Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, diduga menjadi tempat penjualan obat keras seperti Tramadol dan Excimer. Dalam pemantauan di lapangan, sejumlah toko yang berada di sekitar lokasi disebut tutup, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai aktivitas sebenarnya di kawasan tersebut.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa penutupan toko-toko di sekitar lokasi dilakukan untuk menghindari perhatian aparat. Namun, dugaan tersebut tentu perlu dibuktikan melalui pemeriksaan langsung oleh pihak berwenang.

Baca Juga :  HMI Apresiasi Polri: Mudik 2025 Lancar, Kecelakaan Turun

Masyarakat meminta Polsek Kalideres, Polres Metro Jakarta Barat, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap toko yang dicurigai menjual obat keras tanpa kewenangan.

Tokoh masyarakat setempat yang mewakili warga Rt 014 dengan tegas mengatakan kepada awak media”Jika ditemukan adanya penjualan obat keras tanpa izin atau tanpa prosedur yang dipersyaratkan, aparat diminta tidak hanya memeriksa penjual, tetapi juga menelusuri asal-usul obat, pemasok, izin usaha, serta jaringan distribusinya.

Baca Juga :  Kapolri Terima Anugerah Adat Ingatan Budi dari LAM Riau: Simbol Kehormatan, Amanah Moral, dan Komitmen Kebangsaan

Publik juga mempertanyakan: mengapa sejumlah toko di sekitar lokasi diduga memilih tutup ketika ada pemantauan Apakah hanya kebetulan, atau ada informasi tertentu yang membuat aktivitas perdagangan dihentikan sementara tegas salah satu warga sekitar

Semua dugaan tersebut harus dijawab melalui pemeriksaan resmi dan transparan. Jangan sampai kawasan permukiman justru menjadi tempat peredaran obat keras yang dapat membahayakan masyarakat, khususnya generasi muda, jelas warga yang engan di sebut namanya.

Baca Juga :  Pesido Pesta Gol 5-1 atas Jatirejo di Pordes Merdeka Cup Jatiroto, Polisi Kawal Pertandingan hingga Usai

Bersambung….

Tim/Lepi

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600