Lebak_HARIANESIA.COM_ Di tengah berbagai persoalan yang masih dirasakan masyarakat, suara kritik dari sejumlah kalangan terus bermunculan. Namun sangat disayangkan, berbagai jeritan rakyat kecil dinilai masih belum mendapatkan perhatian serius dari para pemangku kebijakan.
Ketua Aktivis KPKB Dede Mulyana menegaskan bahwa suara masyarakat yang mengeluhkan kondisi ekonomi, pelayanan publik, hingga kesejahteraan sosial seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah. Sebab, kritik yang disampaikan bukan untuk menjatuhkan, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib rakyat yang saat ini masih banyak hidup dalam kesulitan.
“Jangan pernah lelah mengumandangkan penderitaan rakyat. Karena ketika suara rakyat mulai diabaikan, maka keadilan sedang dipertanyakan,” tegas Aktivis KPKB.
Menurutnya, kritik yang terus disuarakan merupakan bagian dari kontrol sosial agar pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi nyata yang dialami masyarakat bawah. Banyak warga yang hingga kini masih berjuang menghadapi tekanan ekonomi, sulitnya lapangan pekerjaan, serta kebutuhan hidup yang semakin berat.
Dede juga mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan hati nurani, bukan sekadar kekuasaan tanpa kepedulian. Pemerintah diminta untuk lebih peka dan hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan solusi nyata, bukan sekadar janji.
“Kami akan terus menyuarakan apa yang menjadi keluhan rakyat. Karena penderitaan rakyat tidak boleh dibiarkan menjadi suara yang hilang tanpa jawaban,” tambahnya.
Dengan adanya kritik yang terus bergema, diharapkan para pemimpin Daerah maupun pusat dapat membuka mata dan telinga, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
Penulis :Jendol 23
