Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Krisis Air Bersih di Mandalawangi Memprihatinkan, ketua forum RW Kembali Rogoh Kocek Pribadi Bantu Warga

×

Krisis Air Bersih di Mandalawangi Memprihatinkan, ketua forum RW Kembali Rogoh Kocek Pribadi Bantu Warga

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

BANDUNG BARAT — Persoalan kekurangan air bersih di Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, kembali menjadi sorotan. Kondisi yang dialami warga tersebut dinilai semakin memprihatinkan, terutama ketika musim kemarau berkepanjangan menyebabkan ketersediaan air bersih semakin terbatas.

Di tengah kondisi tersebut, kepedulian sosial Ketua Forum RW Mandalawangi sekaligus Ketua RW 03, Syafrijal, kembali terlihat. Demi membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih, ia mengaku berulang kali harus mengeluarkan dana pribadi untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Menurut Syafrijal, persoalan kekurangan air bersih di wilayahnya bukanlah masalah baru. Namun, hingga kini, warga masih membutuhkan penanganan yang lebih serius dan berkelanjutan dari pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

Ia mengaku prihatin karena bantuan yang diberikan secara mandiri tidak bisa terus-menerus menjadi solusi atas persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat tersebut.

Baca Juga :  Komitmen Pelayanan Publik: BPN Kota Depok Bagikan Daging Kurban Bersama Wartawan

“Ini sudah terjadi sejak dulu. Saya terus-menerus harus mengeluarkan dana pribadi untuk membantu warga. Saya bukan orang yang perhitungan, tetapi tolong pemerintah desa dan pemerintah kabupaten segera bertindak agar masyarakat Mandalawangi tidak terus mengalami kekurangan air bersih,” tegas Syafrijal.

Ia berharap pemerintah tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga mencari solusi jangka panjang agar masyarakat dapat memperoleh akses air bersih secara layak dan berkelanjutan.

Syafrijal menuturkan, pada hari ini Senin ,26 Oktober 2026 dirinya kembali menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah RW yang membutuhkan, yakni Hari ini 3 tangki untuk rw 3 dua tangki untuk rw 2 satu tangki.

Ia menyebutkan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepeduliannya terhadap warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Bahkan, menurut keterangannya, wilayah yang menerima bantuan tersebut termasuk kawasan tempat tinggal kepala desa dan seorang anggota dewan.

Baca Juga :  Trotoar Bukan Tempat Berdagang: Kelurahan Ratujaya Tegaskan Larangan PKL dan Dorong Penghijauan Kawasan

Syafrijal juga menceritakan bahwa sebelumnya ia pernah mengajukan bantuan air bersih kepada pemerintah kabupaten melalui anggota dewan bernama Wendi. Dari pengajuan tersebut, menurut keterangannya, akhirnya turun bantuan sebanyak empat mobil tangki air dari pemerintah daerah.

Pengalaman tersebut, menurut Syafrijal, menunjukkan pentingnya koordinasi dan respons nyata pemerintah dalam membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan air bersih.

Ia berharap bantuan serupa dapat dilakukan secara terencana, terutama ketika musim kemarau membuat sumber air warga semakin terbatas.

Kekurangan air bersih bukan sekadar persoalan kenyamanan, melainkan menyangkut kebutuhan mendasar masyarakat untuk memasak, mandi, mencuci, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Karena itu, penanganan persoalan air bersih di Desa Mandalawangi perlu menjadi perhatian serius pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Pendataan wilayah terdampak, pemetaan sumber air, serta penyediaan sarana distribusi air bersih dapat menjadi langkah awal untuk mencari solusi yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga :  Klarifikasi Terkait Isu PETI di Bengkayang: Kepala Desa Rantau Bantah Terlibat, Desak Penegakan Hukum yang Transparan

Kepedulian Syafrijal yang berulang kali menggunakan dana pribadi patut menjadi perhatian. Namun, pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat tidak semestinya bergantung pada kemampuan finansial atau kepedulian perorangan semata.

Masyarakat membutuhkan kehadiran pemerintah melalui langkah konkret, terukur, dan berkesinambungan agar persoalan yang terus berulang ini tidak kembali menjadi beban warga setiap musim kemarau.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Desa Mandalawangi maupun Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengenai langkah penanganan terbaru atas persoalan kekurangan air bersih tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata agar kebutuhan air bersih dapat terpenuhi dan warga Desa Mandalawangi tidak terus menghadapi kesulitan yang sama.

Lepi

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600