Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Komisi III DPR RI Dampingi Reses ke-I Alrizoma Akrom DPRD Kota Tangerang Hasilkan 6 Aspirasi, Apa Saja?

×

Komisi III DPR RI Dampingi Reses ke-I Alrizoma Akrom DPRD Kota Tangerang Hasilkan 6 Aspirasi, Apa Saja?

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Dari Permintaan Pos Pol Tiap Kecamatan yang Dikawal ke Polda Metro Jaya, Jalan 80 Meter Tak Pernah Diaspal, PJU Mati, hingga Zebra Cross SDN Kreo di Jl. Raya Ciledug

KOTA TANGERANG_HARIANESIA.COM– Menyanyikan Indonesia Raya di sebuah gang di Jl. Bahagia 4 RT.003/RW.002 Kreo Selatan, Larangan, menjadi penanda dimulainya Reses ke-1 DPRD Kota Tangerang Masa Sidang 2026-2027.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Di hadapan warga RW 02, PAC PDI Perjuangan Karang Tengah, Larangan, Ciledug, para Ketua RT 01 hingga RT 06, kader Posyandu, dan perwakilan Lurah Kreo Selatan, Alrizoma Akrom, S.H., M.I.Kom dari Dapil 4 membuka forum. Ia duduk di Komisi IV yang membidangi pembangunan, perumahan, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup.

“Reses ini bukan seremonial, ini forum warga untuk menagih janji pembangunan,” kata Alrizoma.

Pernyataan itu diamini Zaenal, perwakilan Lurah Kreo Selatan yang ditugaskan dadakan karena lurah kurang sehat. “Banyak pembangunan di RW 02 yang masih belum terealisasi. Kami titip agar reses ini membawa hasil konkret,” ujar Zaenal.

Baca Juga :  Sinergitas TNI Polri Wilayah Hukum Tamansari Giat Cooling Sistem Monitoring Wilayah Pastikan Aman Dari Gangguan Kamtibmas Dibulan Suci Ramadhan 1446 H

Hadir mendampingi, Anggota Komisi III DPR RI Yulius Setiarto. Ia memuji Alrizoma sebagai legislator muda yang aktif di akar rumput. “Masih muda, aktif, banyak pengalaman. Semoga hasil reses ini berdampak langsung ke RW ini,” katanya.

Yulius juga menyinggung peran RT. “Kalau ada hal baik jarang disebut, kalau ada masalah, RT paling pertama dicari.”

Menurut Yulius, reses memang sarana formal. Tapi penyerapan aspirasi harus dilakukan secara informal. “Nongkrong di warung, ngopi bareng, senam bareng ibu-ibu, di situ masalah warga bisa dipotret.”

Soal Polsek, Yulius Janji Kawal ke Polda Metro Jaya

Dari sesi tanya jawab, enam persoalan mengemuka. Paling disorot: permintaan penambahan Pos Polisi.

Saat ini, Polsek Ciledug harus membawahi tiga kecamatan: Ciledug, Larangan, dan Karang Tengah. Warga menilai tidak ideal, apalagi menjelang liburan sekolah dan bulan puasa yang rawan tawuran pelajar.

Baca Juga :  Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026: Ajang Pembinaan Talenta Emas Gen Z

Yulius mengakui kondisinya timpang. “Setahu saya setiap kecamatan itu satu Polsek. Kalau belum bisa satu Polsek, minimal Pos Pol diadakan. Anggota diperbanyak untuk antisipasi tawuran,” kata dia.

Yulius berjanji mengkonsolidasikan usulan itu ke Polda Metro Jaya. “Karena Kota Tangerang itu masuknya masih ikut Metro, jadi akan saya konsentrasikan dengan Polda Metro Jaya.”

Tak hanya Pos Pol, ia juga menyinggung persoalan lahan kantor kelurahan yang masih pinjam pakai dengan Kementerian Luar Negeri. Berbekal pengalaman lama di Komisi I DPR RI, ia mengaku siap mengawal. “Sepanjang Kota Tangerang siap mengajukan permohonan, saya siap membantu mengawal surat itu ke pusat,” ujarnya.

” Aspal Rusak, PJU Mati, Sekolah Minim”

Aspirasi kedua datang dari Ketua RT 04, Dasuki. Jalan di RT 04 RW 02 sepanjang 80 meter lebar 3 meter belum pernah diaspal dan kini rusak.

Ketiga, lampu PJU banyak mati di RW 02. Lingkungan gelap, rawan kejahatan malam hari.

Baca Juga :  Hadir di Tengah Masyarakat, Polisi Intensifkan AG Pagi di Jepara

Keempat, penambahan gedung sekolah negeri di Kelurahan Kreo Selatan yang dinilai tidak sebanding dengan kepadatan penduduk.

“Langsung Realisasi Meja Posyandu dan Kipas Angin”

Kelima, kader Posyandu meminta meja pelayanan. Alrizoma langsung merespons konkret. “Untuk Meja Posyandu dan Kipas Angin, segera diberikan masing-masing 3 unit untuk Posyandu RW 02 Kreo Selatan,” tegas Alrizoma. Bantuan akan disalurkan minggu ini.

“Zebra Cross SDN Kreo Mendesak”

Aspirasi keenam yang baru muncul adalah pembuatan zebra cross di sekitar SDN Kreo di Jl. Raya Ciledug. Warga khawatir keselamatan anak sekolah saat menyeberang jalan padat.

Alrizoma menyatakan akan mengawal ke Dinas Perhubungan. “Ini urgent untuk keselamatan anak-anak kita. Akan saya kawal agar segera dibuatkan marka zebra cross dan rambu sekolah,” katanya.

Ia menutup dengan komitmen membawa keenam aspirasi ke sidang paripurna DPRD Kota Tangerang dan mengawalnya hingga masuk APBD. Acara diakhiri foto bersama, makan siang, dan silaturahmi.

(DW)

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600