Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Hukum

Ketua Umum Faju Nusantara Raden Bagus Satria S.H.,M.H: angkat bicara terkait berita yang lagi viral

×

Ketua Umum Faju Nusantara Raden Bagus Satria S.H.,M.H: angkat bicara terkait berita yang lagi viral

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Pesawaran – Pemberitaan mengenai dugaan penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang menimpa UPTD SDN 04 dan UPTD SDN 08 di Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Lampung, tengah menjadi sorotan publik dan viral di berbagai platform media sosial. Menanggapi hal ini, Ketua Umum Faju Nusantara, Raden Bagus Satria S.H., M.H., angkat bicara dan menyampaikan tanggapan resmi organisasinya.

Minggu 01/03/2026.

Banner Iklan Harianesia 300x600

“Dugaan penyimpangan dana yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan ini sungguh memprihatinkan,” ujar Raden Bagus Satria dalam konferensi pers yang digelar di kantor pusat organisasi , Bandar Lampung, Sabtu (28-2-2026). Ia menegaskan bahwa dana BOS memiliki peran krusial dalam mendukung operasional sekolah, mulai dari pembelian buku pelajaran, perbaikan fasilitas, hingga kebutuhan lain yang berkaitan dengan proses pembelajaran.

Baca Juga :  Aktivis Baralak Geram: Dugaan Pembangunan Tower Tanpa Izin di TPU Tegal Alur

“Kita tidak bisa mengizinkan dana yang seharusnya bermanfaat bagi anak-anak kita ini disalahgunakan. Faju Nusantara mendukung sepenuhnya penyelidikan yang akan dilakukan oleh pihak berwenang untuk mengungkap kebenaran. Proses hukum harus berjalan dengan adil, transparan, dan tanpa ada unsur paksaan atau pilih kasih,” tegasnya.

. Raden Bagus Satria,S.H.,m.H juga menambahkan bahwa selain mendukung penyelidikan, Faju Nusantara juga akan , melaporkan secara Resmi atas dugaan dari beberapa kepala sekolah di kecamatan kedondong,.Ke insfektorat , Kejari .,ke dinas pendidikan dan juga ke DPRD komisi IV

Baca Juga :  DPRD Resmi Setujui Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2024: Apa yang Berubah?

. “Kita ingin mencegah terjadinya kasus serupa di masa depan dengan cara meningkatkan pemahaman dan kapasitas para pengelola keuangan sekolah,” ujarnya.

Ia berharap bahwa kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak terkait dalam pengelolaan dana pendidikan. “Integritas dalam pengelolaan dana publik adalah tanggung jawab bersama. Kita harus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan dan memastikan bahwa setiap rupiah dana pendidikan benar-benar bermanfaat bagi kemajuan pendidikan bangsa,” pungkasnya.

Baca Juga :  Anang Iskandar Pakar Hukum Narkotika : Tidak Perlu Langkah Represif, Penyalahguna Itu Orang Sakit, Yang Hanya Cukup Direhab Tanpa Menghukum Pidana

Saat ini, masyarakat menantikan langkah konkret dari pihak berwenang untuk mengungkap kebenaran dan mengambil tindakan yang sesuai jika dugaan penyimpangan tersebut terbukti benar. Tutup nya.

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600