Edukasi

​Ketua DPRD Kota Bogor: UMKM Adalah Tulang Punggung dan Penopang Ketahanan Ekonomi Masyarakat

Bogor – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menegaskan bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung utama penggerak roda ekonomi di Kota Hujan.

Hal ini dikarenakan mayoritas pelaku usaha di Kota Bogor berasal dari sektor UMKM yang juga menjadi penyerap tenaga kerja terbesar.

​Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil saat membuka kegiatan Pelatihan Kewirausahaan dan Kompetensi Usaha Mikro di Rizen Padjadjaran Hotel, Bogor Timur, Rabu 11 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan realisasi dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Dinsepdagin) Kota Bogor.

​Menurut Adityawarman, kekuatan ekonomi Kota Bogor sangat bergantung pada daya tahan para pelaku UMKM.

Di tengah situasi dunia yang terus berubah cepat, UMKM terbukti menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat.

​”Saya percaya, ekonomi Kota Bogor dan Indonesia akan ditopang oleh kekuatan UMKM seperti Bapak dan Ibu sekalian,” ujar Adityawarman.

​Ia juga menekankan pentingnya adaptasi bagi para pelaku usaha agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat tidak boleh statis dalam menghadapi perubahan global yang dinamis.

​”Apapun situasinya, kita harus tetap beradaptasi untuk menjadi lebih baik. Kegiatan ini diharapkan dapat membuat Bapak dan Ibu semakin mahir dalam mengelola usaha,” tuturnya.

​Mengutip arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) beberapa waktu lalu, Adityawarman menyebutkan bahwa saat ini dunia telah memasuki era realisme dan era survival (bertahan hidup).

​Oleh karena itu, kemandirian ekonomi atau semangat berdikari (berdiri di atas kaki sendiri) menjadi kunci utama agar ekonomi daerah tidak mudah goyah oleh ketidakpastian global.

​”Kita harus mampu berdikari. Dengan sektor UMKM yang kuat, ekonomi Kota Bogor akan memiliki fondasi yang kokoh,” tambahnya.

​Kegiatan pelatihan kompetensi ini merupakan bentuk nyata kehadiran Pemerintah Kota Bogor dan DPRD dalam memberikan bekal pengetahuan serta peningkatan kapasitas bagi pengusaha lokal.

“Melalui bimbingan narasumber yang kompeten, para peserta diharapkan tidak hanya sekadar bertahan, tetapi juga naik kelas,” katanya.

​Adityawarman berharap para pelaku UMKM dapat menyerap seluruh materi pelatihan dengan maksimal untuk kemudian diimplementasikan dalam manajemen bisnis mereka masing-masing.

Exit mobile version