Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Kapolda Jabar Edukasi Pelajar Lewat Program ‘Polisi Peduli Pendidikan’, Tangkal Bahaya Hoaks dari Ruang Kelas

×

Kapolda Jabar Edukasi Pelajar Lewat Program ‘Polisi Peduli Pendidikan’, Tangkal Bahaya Hoaks dari Ruang Kelas

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

BANDUNG_HARIANESIA.COM_ Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) resmi menggalakkan program unggulan “Polisi Peduli Pendidikan” sebagai langkah preventif membentengi generasi muda dari ancaman literasi digital negatif.

Melalui program ini, jajaran kepolisian turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan pembinaan karakter serta pemahaman hukum terkait penggunaan media sosial di kalangan pelajar.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Hengki, menyoroti maraknya penyebaran berita bohong (hoax) yang makin mudah diakses pelajar melalui telepon genggam. Menurutnya, kepastian informasi yang beredar di ruang digital sering kali terabaikan hanya karena dorongan ingin menjadi yang pertama membagikan berita atau sekadar ikut-ikutan tren.

Baca Juga :  Hakim PN Jakarta Barat Tolak Eksepsi SMKN 53, Penggugat Minta Lahan Dikosongkan

“Berita bohong dapat memicu kebencian, merusak persahabatan, menimbulkan keresahan di masyarakat, hingga berujung pada konsekuensi hukum yang serius,” ujar Irjen Pol. Hengki di hadapan para pelajar SMPN 50 di Bandung, Senin (2/11/2026).

Jenderal bintang dua ini mengingatkan agar pelajar tidak bersikap gegabah saat mengoperasikan ponsel pintar. Ia menekankan bahwa dampak dari pesan atau unggahan bermuatan palsu bersifat permanen dan sulit ditarik kembali ketika sudah tersebar luas.

Baca Juga :  Operasi Ketupat Lodaya 2026 Sukses Tekan Kecelakaan, Korban Meninggal Turun Hingga 89%

“Ingat, sekali kalian menekan tombol kirim, informasi itu dapat tersebar luas dan sangat sulit ditarik kembali. Jangan sampai pelajar di Jawa Barat menjadi bagian dari penyebar hoaks,” tegas alumnus Akpol 1995 tersebut.

Lewat program Polisi Peduli Pendidikan, Polda Jabar mendorong institusi sekolah untuk memperkuat budaya berpikir kritis pada anak didik. Pelajar diimbau untuk selalu melakukan verifikasi dan pembanding sumber sebelum membagikan ulang sebuah informasi di platform digital.

Baca Juga :  Setelah Berita Menggema di Puluhan Media: Propam Polresta Magelang Tegas, Akan Jalani Sidang Etik Kapolsek & Kanit Grabag Secara "Tegak Lurus"

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Lepi

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600