Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, mengungkapkan kekecewaannya setelah tim asuhannya kembali menelan kekalahan dalam lanjutan Liga Voli Korea 2026/2027. Bertempat di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Hyundai Hillstate yang diperkuat Megawati Hangestri harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Red Sparks pada Sabtu (7/11/2026).
Hasil tersebut menjadi kekalahan kedua bagi Hyundai Hillstate secara beruntun. Sebelumnya, Megawati dan kawan-kawan kalah dari IBK Altos di laga perdana Liga Voli Korea 2026/2027 dengan skor 0-3 (23-25, 23-25, 20-25).
Dalam wawancara seusai pertandingan, Kang menilai bahwa permainan skuad asuhannya sangat buruk. Ia pun tidak menyembunyikan rasa kecewanya terhadap penampilan tim.
“Secara keseluruhan, kami bermain sangat buruk,” ujar Kang, dikutip dari My Daily.
Ia menilai para pemain seharusnya mampu memanfaatkan keunggulan untuk memberikan tekanan lebih besar kepada lawan. Namun, Hyundai Hillstate justru kehilangan momentum dan gagal mempertahankan keunggulan setelah memenangi set pertama.
“Ketika kami unggul, kami seharusnya menekan lawan lebih keras dengan permainan yang mampu kami lakukan, tetapi kami gagal melakukannya,” katanya.
Kang juga menyoroti kondisi mental para pemain yang dinilainya masih terlihat cemas meski sedang berada dalam posisi unggul.
“Sepertinya para pemain cemas bahkan ketika mereka unggul,” ucapnya.
Kang Soroti Performa Megawati dan Jordan
Di balik kekecewaan tersebut, Kang mengakui permainan Megawati mengalami peningkatan dibandingkan penampilan pada laga perdana. Megawati berhasil menyumbangkan 18 poin dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai 38,10 persen.
Sementara itu, Jordan Wilson menjadi pencetak angka terbanyak Hyundai Hillstate dengan 21 poin dan efektivitas serangan 40 persen. Catatan tersebut mengalami peningkatan dibandingkan pertandingan pertama melawan IBK Altos.
Laga perdana vs IBK Altos: Megawati 7 poin (33 persen), Jordan 15 poin (37 persen)
Laga kedua vs Red Sparks: Megawati 18 poin (38,10 persen), Jordan 21 poin (40 persen)
“Dibandingkan dengan pertandingan pertama (melawan IBK), kami bermain lebih baik dengan Mega hari ini,” ujar Kang.
Namun, ia menilai Hyundai Hillstate masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam memperbaiki kualitas penerimaan bola. Menurutnya, Jordan Wilson masih kesulitan mengantisipasi tekanan servis keras yang dilancarkan pemain Red Sparks.
“Lawan melakukan servis keras untuk meredam kekuatan serangan Jordan dan Mega. Kami tidak mampu menahan itu,” jelasnya.
Servis dan Penerimaan Jadi Titik Lemah
Dalam pertandingan tersebut, Red Sparks unggul dalam perolehan servis ace dengan skor 6-3. Selain itu, efektivitas penerimaan bola Hyundai Hillstate hanya mencapai 18,6 persen, jauh di bawah Red Sparks yang mencatatkan 34,18 persen.
Angka tersebut menjelaskan mengapa serangan Jordan dan Megawati tidak bisa berjalan maksimal. Tekanan servis lawan membuat kedua pemain asing Hyundai Hillstate kesulitan membangun pola serangan yang efektif.
- Hyundai Hillstate kalah dari Red Sparks di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Sabtu (7/11/2026)
- Megawati Hangestri mencetak 18 poin dengan keberhasilan serangan 38,10 persen
- Efektivitas penerimaan bola Hyundai Hillstate hanya 18,6 persen, kalah jauh dari Red Sparks (34,18 persen)
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Kang Sung-hyung untuk segera membenahi sektor penerimaan bola sebelum menghadapi laga berikutnya. Persoalan mental pemain saat memimpin pertandingan juga menjadi perhatian tersendiri.
Hyundai Hillstate memiliki kesempatan untuk bangkit dalam laga kandang melawan GS Caltex di Suwon Gymnasium, Rabu (11/11/2026). Laga tersebut menjadi ujian bagi Megawati dan kawan-kawan untuk membuktikan bahwa peningkatan performa individu bisa berbanding lurus dengan hasil tim.
Pertanyaan Umum
Siapa pelatih Hyundai Hillstate yang mengomentari kekalahan dari Red Sparks?
Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, yang mengungkapkan kekecewaannya setelah tim asuhannya kalah dari Red Sparks pada Sabtu (7/11/2026).
Berapa poin yang dicetak Megawati Hangestri melawan Red Sparks?
Megawati Hangestri menyumbangkan 18 poin dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai 38,10 persen, meningkat dibandingkan laga perdana melawan IBK Altos saat ia hanya mengemas tujuh poin.
Kapan Hyundai Hillstate bermain lagi setelah kekalahan ini?
Hyundai Hillstate akan menjamu GS Caltex di Suwon Gymnasium pada Rabu (11/11/2026).
Sumber: tribunnews.com
