Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

ISRI Yogyakarta: Jangan Korbankan Hutan Papua Demi Investasi dan Bio Etanol

×

ISRI Yogyakarta: Jangan Korbankan Hutan Papua Demi Investasi dan Bio Etanol

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

YOGYAKARTA_HARIANESIA.COM_ Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Kota Yogyakarta menyoroti kerusakan lingkungan di Papua Selatan setelah pemutaran film dokumenter _Pesta Babi_ pada 20 Mei 2026 di Oase Cafe Taman Siswa Mergangsan, Yogyakarta.

Ketua ISRI Kota Yogyakarta Antonius Fokki Ardiyanto menilai kerusakan hutan adat di Papua Selatan terjadi secara massif dan sistematis. Pembukaan lahan besar untuk investasi, ketahanan pangan, energi, dan proyek bio etanol disebut menjadi penyebab utama.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

“Hutan yang selama ini menjadi ruang hidup masyarakat adat, sumber pangan, identitas budaya, dan pusat peradaban suku-suku di Papua perlahan terancam hilang,” kata Antonius, Rabu [20/5/2026].

Baca Juga :  Klarifikasi Haji Muntohar Terkait Pemberitaan Tagihan Music Orkes Draja

Menurut ISRI, kebijakan yang membuka ruang besar bagi eksploitasi sumber daya alam di Papua Selatan tidak terlepas dari arah kebijakan nasional sejak era Presiden Joko Widodo dan dilanjutkan Presiden Prabowo Subianto. ISRI menegaskan, dalih transisi energi dan bio etanol tidak boleh dijadikan alasan untuk merusak hutan adat dan meminggirkan masyarakat asli Papua.

Baca Juga :  Kepala BRIN, berikan Sanksi pada Dr Sugeng Sugiharto, karena Meneliti Nazab Palsu Habib Ba'alawi

Organisasi itu mendesak pembangunan nasional berpijak pada keadilan ekologis dan penghormatan terhadap hak masyarakat adat. Negara dinilai tidak boleh mengorbankan Papua demi kepentingan investasi jangka pendek.

Momentum Hari Kebangkitan Nasional, kata Antonius, harus menjadi pengingat bahwa kebangkitan Indonesia tidak boleh dibangun di atas penderitaan rakyat dan kerusakan alam. ISRI mengajak akademisi, aktivis lingkungan, mahasiswa, dan seluruh elemen bangsa untuk bersolidaritas menyelamatkan hutan Papua.

Baca Juga :  300 Alumni Hadiri Halalbihalal IKA SMANSA 82, Zainal Paliwang: Terus Rawat Energi Positif dari Pertemuan Ini

“Menjaga Papua berarti menjaga masa depan Indonesia,” tegasnya.

Dwi

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600