Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Irwasum Polri Tekankan Penguatan Pengawasan Internal dan Manajemen Risiko, Polda Jabar Jadi Polda Percontohan

×

Irwasum Polri Tekankan Penguatan Pengawasan Internal dan Manajemen Risiko, Polda Jabar Jadi Polda Percontohan

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

BANDUNG_HARIANESIA.COM_ Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., memberikan arahan dalam kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi di Lingkungan Polri serta Asistensi Manajemen Risiko di Polda Jawa Barat, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat tersebut dihadiri Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Rachmad Iswan Nusi, S.I.K., M.H., serta sejumlah pejabat utama Polda Jabar, para Kapolres, Kapolresta, Kapolrestabes dan jajaran pengemban fungsi pengawasan.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Dalam arahannya, Irwasum Polri menekankan pentingnya penguatan pengawasan internal yang bersifat preventif, penerapan manajemen risiko secara menyeluruh, serta optimalisasi pelaksanaan program prioritas Kapolri dan program pemerintah. Pengawasan tidak hanya dilakukan untuk menemukan kesalahan, tetapi juga harus mampu mendeteksi potensi permasalahan sejak dini dan mencegah terjadinya pelanggaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Baca Juga :  Gelar Taysakuran HUT Brimob Ke 80, Ini Pesan Kapolda Jateng

Irwasum Polri juga meminta seluruh pimpinan satuan kerja, Kapolres, Wakapolres, serta pejabat pengemban fungsi pengawasan agar meningkatkan tanggung jawab dan kepedulian terhadap berbagai potensi risiko di lingkungan kerja masing- masing. Pengawasan harus dilaksanakan secara tepat sasaran, responsif, dan berkelanjutan dengan mengedepankan deteksi dini serta penyelesaian terhadap akar permasalahan.

Secara khusus, Irwasum Polri berharap Polda Jawa Barat dapat menjadi salah satu Polda percontohan dalam pelaksanaan pengawasan internal, manajemen risiko, dan pengawalan program prioritas Kapolri. Untuk mewujudkan hal tersebut, terdapat empat langkah utama yang perlu segera dilaksanakan, yakni menyusun peta risiko secara jujur dan menyeluruh mulai dari tingkat Polda, Polres hingga satuan kerja, mengawal pelaksanaan program prioritas Kapolri agar berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat perangkat pengawasan melalui pengisian jabatan Kasiwas serta peningkatan kompetensi personel, dan memastikan pengawasan terhadap program pemerintah berjalan secara disiplin.

Baca Juga :  Kolaborasi untuk Masa Depan: DPD MUKI Sleman dan DPRD Sleman Jalin Kemitraan dalam Membangun Karakter Generasi Muda

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Polda Jawa Barat untuk memperkuat budaya pengawasan dan meningkatkan kualitas tata kelola organisasi.
“Melalui sosialisasi SPIP terintegrasi dan asistensi manajemen risiko ini, seluruh personel, khususnya para pimpinan satuan kerja, diharapkan semakin memahami pentingnya pengawasan sejak dini. Pengawasan bukan hanya untuk mencari kesalahan, tetapi menjadi langkah pencegahan agar setiap potensi permasalahan dapat diidentifikasi dan diselesaikan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar,” ujar Kombes Hendra.

Ia menambahkan, Polda Jawa Barat berkomitmen menindaklanjuti arahan Irwasum Polri dengan memperkuat pengawasan internal, mengoptimalkan manajemen risiko, serta memastikan program prioritas Kapolri dan program pemerintah berjalan sesuai ketentuan.
“Harapannya, melalui penguatan pengawasan dan manajemen risiko ini, pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Jawa Barat semakin profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” tuturnya.

Baca Juga :  Polda Jabar Imbau Suporter Jaga Ketertiban Saat Laga Persib VS Persijap

Melalui kegiatan sosialisasi dan asistensi ini, diharapkan seluruh jajaran Polda Jawa Barat semakin memahami pentingnya sistem pengendalian internal dan manajemen risiko sebagai bagian dari tata kelola organisasi yang baik. Implementasi pengawasan yang kuat diharapkan mampu meminimalkan potensi penyimpangan, meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, serta memperkuat akuntabilitas institusi Polri.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Polri yang profesional, akuntabel, responsif, dan semakin dipercaya masyarakat melalui pelayanan kepolisian yang berkualitas serta pelaksanaan tugas yang berintegritas.

 

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Lepi

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600