Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Investasi Rp800 Miliar Direncanakan Masuk Lebak, Berpotensi Serap 1.000 Tenaga Kerja

×

Investasi Rp800 Miliar Direncanakan Masuk Lebak, Berpotensi Serap 1.000 Tenaga Kerja

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

LEBAK_HARIANESIA.COM– Kabupaten Lebak, Banten, menghadapi tantangan di sektor ketenagakerjaan setelah sekitar 1.100 karyawan terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) secara bertahap. Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lebak menyebut masih terdapat sejumlah calon investor yang berencana menanamkan modalnya di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak, Lingga Sagara, mengungkapkan bahwa salah satu rencana investasi baru berasal dari perusahaan produsen kertas yang diperuntukkan sebagai bahan baku gipsum.
Nilai investasi yang direncanakan mencapai sekitar Rp800 miliar. Apabila terealisasi, investasi tersebut diproyeksikan mampu menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja.
Namun, rencana pembangunan pabrik tersebut masih dalam tahap persiapan perizinan sehingga belum dapat dipastikan kapan seluruh proses investasi akan terealisasi.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Lingga menyebutkan, pembangunan pabrik direncanakan mulai pada 2027, sedangkan kegiatan operasional diproyeksikan berjalan pada 2028.

Baca Juga :  Warso Tegaskan Penambangan Terjadi Sebelum Masa Jabatannya, Bantah Isu Dugaan Suap

Selain investasi di sektor industri kertas, DPMPTSP Kabupaten Lebak juga menyampaikan adanya calon investor dari sektor kain rajutan yang tengah menjajaki peluang usaha di wilayah Kabupaten Lebak.

Harapan Baru bagi Tenaga Kerja di Lebak
Rencana investasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja baru bagi masyarakat Kabupaten Lebak, terutama di tengah adanya laporan sekitar 1.100 karyawan yang terdampak PHK secara bertahap.
Kendati demikian, realisasi investasi dan penyerapan tenaga kerja masih bergantung pada kelanjutan proses perizinan, pembangunan fasilitas produksi, serta keputusan akhir dari pihak investor.

Baca Juga :  Serunya Ramadan Bareng Tring! di Bandung, ada games angkat emas hingga tebus murah emas

Pemerintah daerah diharapkan terus mendorong iklim investasi yang kondusif, memberikan kepastian pelayanan perizinan, serta memastikan masyarakat lokal memperoleh kesempatan untuk bekerja ketika perusahaan mulai beroperasi.

Dengan adanya rencana investasi tersebut, masyarakat Lebak menaruh harapan agar pertumbuhan industri di daerah dapat membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat perekonomian daerah.

Baca Juga :  Safari Ramadhan DKM Baitul Mu’minin dan LMK Duri Pulo: Bukber Meriah, Anak Yatim Terima Santunan

Penulis : Dede Mulyana

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600