SRAGEN- Polres Sragen kembali menghadirkan terobosan pelayanan publik yang inovatif melalui program “MBAK DEWI” (Mobile Bakti Digital Electric Vehicle Way Incident), sebuah layanan stasiun pengisian kendaraan listrik keliling yang disiapkan untuk membantu pemudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, khusus pengguna kendaraan listrik yang mengalami kehabisan daya secara darurat di wilayah hukum Polres Sragen.
Program ini menjadi salah satu langkah adaptif kepolisian dalam merespons perkembangan kendaraan ramah lingkungan yang semakin banyak digunakan masyarakat, terutama saat momentum arus mudik dan arus balik Lebaran, Masa Operasi Ketupat Candi 2026.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menjelaskan bahwa layanan MBAK DEWI merupakan bentuk komitmen Polres Sragen untuk memberikan pelayanan cepat dan solutif bagi masyarakat di perjalanan.
“Melalui inovasi ini, apabila ada pemudik pengguna kendaraan listrik yang mengalami kehabisan daya secara mendadak di tengah perjalanan, masyarakat dapat segera menghubungi hotline 110 Polres Sragen atau memindai barcode chatbot Sipolan milik Polda Jateng. Setelah laporan diterima, petugas kami akan langsung menuju lokasi dengan membawa unit MBAK DEWI,” jelas Kapolres.
Di lokasi kendaraan yang mengalami kendala, petugas akan melakukan pengisian daya darurat menggunakan genset berkapasitas 50 kilowatt dengan arus listrik yang dijamin stabil dan aman bagi kendaraan listrik. Pengisian dilakukan hingga sekitar 10 persen kapasitas baterai, cukup untuk memungkinkan kendaraan kembali berjalan.
Setelah itu, petugas kepolisian akan mengantar dan mengawal pengendara menuju Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terdekat agar baterai kendaraan dapat diisi hingga penuh sehingga perjalanan dapat dilanjutkan dengan aman.
Kehadiran layanan ini tidak hanya menjadi solusi teknis bagi pengguna mobil listrik, tetapi juga menjadi simbol pelayanan humanis kepolisian kepada masyarakat.
Semangat pelayanan tersebut sejalan dengan filosofi Jawa Tengah, “Andani Saka Wiwitan, Nganti Tekan,” yang bermakna melayani masyarakat sejak awal perjalanan hingga benar-benar sampai tujuan dengan selamat.
Salah satu pemudik yang merasakan langsung manfaat program ini adalah Tri, warga asal Ngawi. Ia mengaku sangat terbantu ketika mobil listrik yang dikendarainya kehabisan daya saat melintas di wilayah Sragen.
Setelah menghubungi layanan 110, petugas Polres Sragen tidak membutuhkan waktu lama untuk tiba di lokasi dan memberikan bantuan pengisian daya darurat menggunakan unit MBAK DEWI.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Polres Sragen. Setelah saya menghubungi 110, petugas langsung datang membantu mengisi daya mobil saya dan mengantar ke SPKLU terdekat. Pelayanannya sangat cepat dan luar biasa membantu,” ungkap Tri.
Dengan hadirnya inovasi MBAK DEWI, Polres Sragen berharap para pengguna kendaraan listrik yang melintas di wilayah Sragen tidak perlu lagi khawatir apabila mengalami kehabisan daya di tengah perjalanan.
Melalui layanan ini, kepolisian memastikan bahwa setiap pemudik tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan aman, nyaman, dan sampai tujuan dengan selamat.
