YOGYAKARTA_HARIANESIA.COM- Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Inayah Wahid, menilai forum diskusi yang menghadirkan tiga pejabat pemerintahan Prabowo-Gibran di Universitas Gadjah Mada (UGM) tidak mencerminkan dialog yang kritis dan berimbang.
“Putri Presiden ke-4 RI Gus Dur, Inayah Wahid, menilai forum yang menghadirkan tiga pejabat pemerintah di UGM tidak mencerminkan dialog yang kritis dan berimbang. Menurutnya, seluruh narasumber berasal dari kubu yang sama dan didukung moderator yang memiliki kecenderungan serupa,” tulis Inayah melalui media sosialnya.
Inayah menegaskan diskusi seharusnya menghadirkan beragam sudut pandang agar terjadi pertukaran gagasan yang sehat.
“Kalau narsumnya tiga orang sejenis dan dari kubu yang sama semua, dengan host yang punya track record bias ke kelompok yang sama, itu namanya bukan diskusi, tapi product marketing. Pelakunya biasanya disebut sales,” lanjutnya.
Menurut Inayah, jika seluruh narasumber berasal dari kelompok yang sama dan dipandu moderator dengan kecenderungan serupa, maka forum tersebut kehilangan esensi dialog.
Pernyataan Inayah Wahid muncul setelah acara diskusi di UGM berakhir ricuh dan mendapat penolakan dari sebagian mahasiswa yang hadir. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara maupun UGM terkait jalannya acara dan kronologi kericuhan.
Redaksi berupaya mengonfirmasi kepada pihak terkait untuk melengkapi pemberitaan sesuai prinsip keberimbangan.
Dwi
