PATI – Upaya membangun kesadaran warga binaan terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba yang digelar bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Anti Madat (GERAM), Senin (21/9).
Kegiatan tersebut diikuti Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Pati. Edukasi diberikan untuk meningkatkan pemahaman warga binaan mengenai dampak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, sekaligus mendorong mereka untuk semakin waspada terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba.
Dalam sosialisasi tersebut, WBP mendapatkan pemahaman mengenai dampak narkoba, tidak hanya terhadap kesehatan, tetapi juga terhadap kehidupan sosial, masa depan, serta konsekuensi hukum yang dapat timbul akibat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Selain memberikan pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran WBP agar menjadikan proses pembinaan di Lapas sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meninggalkan perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, menyambut baik kegiatan edukasi yang diberikan DPD GERAM tersebut. Menurutnya, pemahaman yang kuat mengenai bahaya narkoba menjadi salah satu bekal penting bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.
“Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi ini sebagai bagian dari penguatan pemahaman dan kesadaran WBP tentang bahaya narkoba. Kami berharap edukasi ini dapat menjadi bekal bagi WBP untuk menjauhi narkoba serta berkomitmen mengikuti proses pembinaan dengan baik,” ujar Suprihadi.
Ia menegaskan, Lapas Pati akan terus membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan pembinaan sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba.
“Lapas Pati akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba,” imbuhnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin tumbuh kesadaran warga binaan untuk menjauhi narkotika serta memiliki komitmen menjalani proses pembinaan secara positif sebagai bagian dari persiapan kembali ke tengah masyarakat.
Mariyo




















