BANDUNG_Forum Mata Jurnalis Indonesia (FORMAJI) menyoroti belum adanya jawaban substantif dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung atas permohonan informasi publik yang telah diajukan. Padahal, persyaratan administrasi yang sebelumnya diminta oleh pihak dinas disebut telah dipenuhi.
Permohonan tersebut berkaitan dengan permintaan informasi mengenai program, kegiatan, anggaran, serta pelaksanaan pekerjaan di lingkungan DSDABM Kota Bandung.
Sebelumnya, FORMAJI mengajukan surat permohonan konfirmasi Nomor 022/KONF-FORMAJI/IX/2026 tertanggal 18 September 2026. Selanjutnya, DSDABM Kota Bandung melalui surat Nomor 18/TO.01.02.07-DSDABM/IX/2026 tertanggal 29 September 2026 meminta pemenuhan kelengkapan administrasi.
Menindaklanjuti permintaan tersebut, FORMAJI kemudian menyusun surat Nomor 024/KONF-FORMAJI/X/2026 tertanggal 1 Oktober 2026 sebagai tanggapan dan pemenuhan kelengkapan administrasi.
Namun, hingga berita ini disusun, FORMAJI menyatakan belum menerima jawaban substantif atas informasi yang dimohonkan.
Ketua FORMAJI, Mulyana Rachman, S.E., menegaskan bahwa pihaknya telah berupaya mengikuti prosedur yang diminta oleh instansi terkait. Karena itu, ia berharap proses pelayanan informasi tidak berhenti pada persoalan administrasi.
“Pada prinsipnya, kami menghormati prosedur yang berlaku. Ketika pihak dinas meminta kelengkapan administrasi, kami berupaya memenuhi permintaan tersebut. Namun, setelah persyaratan dipenuhi, kami berharap ada kejelasan dan jawaban atas substansi informasi yang kami mohonkan,” tegas Mulyana.
Menurutnya, keterbukaan informasi mengenai penggunaan anggaran dan pelaksanaan proyek pemerintah merupakan bagian penting dari upaya mendorong transparansi serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
“Kami hanya meminta informasi yang diperlukan agar persoalan anggaran dan pekerjaan pemerintah dapat dilihat berdasarkan data dan dokumen yang jelas. Jika memang terdapat informasi yang dikecualikan, tentu harus ada dasar hukum yang dapat dijelaskan. Akan tetapi, informasi yang terbuka untuk publik semestinya tetap dapat diakses sesuai ketentuan,” ujarnya.
Telusuri anggaran dan pekerjaan
Dalam permohonannya, FORMAJI menaruh perhatian pada informasi program dan kegiatan, pagu serta realisasi anggaran, paket pengadaan barang/jasa, nilai kontrak, identitas penyedia, progres pekerjaan, hingga dokumen pendukung yang dapat dibuka sesuai peraturan perundang-undangan.
Data tersebut dinilai penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan program dan penggunaan anggaran pemerintah dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
FORMAJI berharap DSDABM Kota Bandung memberikan jawaban tertulis mengenai status permohonan sekaligus menindaklanjuti permintaan informasi yang telah diajukan.
Apabila terdapat kekurangan dokumen atau alasan hukum yang menyebabkan informasi belum dapat diberikan, FORMAJI meminta agar penjelasan disampaikan secara jelas dan tertulis.
Menunggu klarifikasi DSDABM
Untuk menjaga keberimbangan pemberitaan, penjelasan dari DSDABM Kota Bandung mengenai status permohonan, kelengkapan administrasi yang telah diterima, serta alasan belum diberikannya jawaban substantif tetap diperlukan.
Hingga berita ini disusun, FORMAJI menyatakan masih menunggu tanggapan resmi dari pihak dinas.
Lepi
#FORMAJI #DSDABMKotaBandung #KeterbukaanInformasiPublik #TransparansiAnggaran #AkuntabilitasPublik #Bandung #PengawasanPublik




















