TNI-POLRI

Empat Pejabat Utama Polda Jateng Berganti, Kabid Humas : “Bagian Dari Pengembangan Karier dan Penguatan Organisasi”

Kota Semarang | Kepolisian Daerah Jawa Tengah melakukan pergantian jabatan terhadap empat Pejabat Utama (PJU) sebagai bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier di lingkungan Polri. Pergantian tersebut diharapkan semakin memperkuat profesionalisme organisasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, serta menjaga kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2467/XI/KEP.2026 tertanggal 2 November 2026. Empat jabatan yang mengalami pergantian meliputi Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabidpropam), Kepala Biro Operasi (Karoops), Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam), serta Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Jateng.

Dalam mutasi tersebut, Kombes Pol Saiful Anwar, S.Sos., S.I.K., M.H. yang sebelumnya menjabat Kabidpropam Polda Jateng mendapat penugasan baru sebagai Kalemkonprofpol Waketbidkermadianmas STIK Lemdiklat Polri. Posisinya akan diisi oleh Kombes Pol Heri Setyawan, S.I.K., M.H. yang sebelumnya menjabat Kabagrehabpers Divpropam Polri.

Selanjutnya, jabatan Karoops Polda Jateng yang sebelumnya diemban Kombes Pol Basya Radyananda, S.I.K., M.H. akan dilanjutkan oleh Kombes Pol Soelistijono, S.I.K., M.H. yang sebelumnya menjabat Karoops Polda Bali. Sementara Kombes Pol Basya Radyananda mendapat penugasan baru sebagai Teknisi KBR Madya Tk. I Korbrimob Polri.

Pada jabatan Dirintelkam Polda Jateng, pejabat lama Kombes Pol Syahbuddin, S.I.K. mendapat penugasan baru sebagai Wadirekonomi Baintelkam Polri. Jabatan tersebut selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Heska Wahyu Widodo, S.I.K. yang sebelumnya menjabat Kasubdit Pembangunan Demokrasi Ditpolitik Baintelkam Polri.

Adapun jabatan Karo SDM Polda Jateng yang sebelumnya dijabat Kombes Pol Dr. Noviana Tursanurohmad, S.I.K., M.Si. akan diemban oleh Kombes Pol F. Guntur Sunoto, S.I.K., M.H. Kombes Pol Noviana selanjutnya mendapat penugasan sebagai Assessor SDM Kepolisian Madya Tk. I SSDM Polri, sedangkan pejabat baru sebelumnya menjabat Kabagjakdiklat Rojianstra SSDM Polri.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, pergantian jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan pengembangan karier personel Polri. Dinamika tersebut diperlukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Menurutnya, setiap pejabat yang mendapatkan amanah baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik wilayah, serta melanjutkan program kerja yang telah berjalan dengan berbagai penyempurnaan sesuai kebutuhan organisasi dan masyarakat.

“Pada prinsipnya, setiap pergantian jabatan merupakan bagian dari upaya menjaga organisasi agar tetap dinamis dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. Kami berharap para pejabat yang mendapat amanah baru dapat melanjutkan hal-hal positif yang telah dibangun sekaligus menghadirkan peningkatan kinerja di bidang tugas masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan tugas kepolisian pada akhirnya harus berorientasi pada kepentingan masyarakat. Karena itu, penguatan fungsi pengawasan internal, operasional kepolisian, intelijen keamanan, maupun pengelolaan sumber daya manusia harus berjalan secara terpadu untuk mendukung terwujudnya pelayanan yang profesional, responsif, dan humanis.

“Harapan kami, melalui penguatan organisasi ini, Polda Jawa Tengah semakin optimal dalam menjalankan tugas perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Mariyo

Exit mobile version