Jepara – Semangat untuk memperbaiki masa depan ditunjukkan oleh seorang klien anak berinisial MF yang tengah menjalani program Pembebasan Bersyarat. Pada Rabu (11/3/2026), MF datang melakukan kewajiban lapor diri di Pos Bapas Jepara dengan didampingi oleh tantenya sebagai bentuk dukungan keluarga dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial di tengah masyarakat.
Kedatangan MF disambut oleh Pembimbing Kemasyarakatan yang menangani, Muslim. Dalam pertemuan tersebut, Muslim memberikan pembimbingan serta arahan mengenai kewajiban dan tanggung jawab yang harus dijalani selama masa pembebasan bersyarat. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, menjadi ruang dialog yang membangun motivasi bagi MF untuk kembali menata langkah menuju masa depan yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut, MF menyampaikan bahwa dirinya kini telah kembali melanjutkan pendidikan dan mulai bersekolah di kelas 1 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kesempatan untuk kembali mengenyam pendidikan menjadi hal yang sangat berarti baginya setelah sempat terhenti akibat permasalahan hukum yang dialami sebelumnya.
MF juga memiliki rencana untuk menekuni keterampilan otomotif roda dua. Pilihan tersebut selaras dengan kondisi keluarganya, di mana ayahnya memiliki usaha bengkel sepeda motor di rumah. Dengan demikian, ilmu yang diperoleh di sekolah nantinya tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga dapat langsung dipraktikkan dalam kegiatan sehari-hari.
“Saya bersyukur bisa kembali sekolah. Saya ingin belajar otomotif roda dua supaya nanti punya keahlian dan bisa membantu ayah di bengkel di rumah,” ungkap MF dengan penuh harapan.
Menurutnya, kesempatan untuk kembali melanjutkan pendidikan menjadi motivasi besar untuk memperbaiki diri sekaligus membangun masa depan yang lebih baik. Ia berharap dapat menyelesaikan sekolah dengan baik serta memiliki keterampilan yang bermanfaat.
Sementara itu, Pembimbing Kemasyarakatan Muslim menyampaikan bahwa kesempatan yang diberikan oleh pihak sekolah kepada MF merupakan peluang berharga yang tidak semua anak dapatkan setelah menghadapi permasalahan hukum.
“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi MF. Tidak semua anak mendapatkan kesempatan untuk kembali melanjutkan pendidikan di sekolah yang sama setelah mengalami permasalahan hukum. Karena itu, kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh,” ujar Muslim.
Ia juga berpesan agar MF mampu menjaga sikap dan perilaku selama berada di lingkungan sekolah, menghormati para guru, serta membangun pergaulan yang positif dengan teman-temannya.
“Selesaikan sekolah dengan baik. Jaga sikap selama di sekolah, hormati para guru, dan bergaullah dengan teman-teman yang membawa pengaruh baik. Lingkungan yang positif akan sangat membantu dalam proses perubahan diri,” tambahnya.
Selain itu, Muslim berharap MF dapat menekuni bidang otomotif roda dua dengan serius sehingga kelak memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal masa depan sekaligus membantu usaha keluarga.
“Semoga cita-cita MF untuk menjadi ahli otomotif roda dua dapat terwujud. Ilmu yang dipelajari di sekolah bisa menjadi bekal keterampilan dan juga dapat langsung dipraktikkan di bengkel milik ayahnya,” ujarnya.
Menutup sesi pembimbingan, Muslim juga mengingatkan agar MF tidak hanya memperbaiki diri dari sisi pendidikan dan keterampilan, tetapi juga dari sisi spiritual dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan dukungan keluarga, kesempatan melanjutkan pendidikan, serta pendampingan dari Pembimbing Kemasyarakatan, saya berharap MF dapat menjalani proses pembinaan di tengah masyarakat dengan baik. Kewajiban lapor diri ini adalah langkah kecil yang sangat berarti dalam menata masa depan. Jadikan kesempatan ini sebagai awal untuk membangun kehidupan yang lebih baik melalui pendidikan, keterampilan, dan perubahan diri yang lebih positif,” pesannya.
Melalui proses pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan keluarga dan lingkungan yang positif, diharapkan MF mampu menjalani kehidupan yang lebih baik dan membuktikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk bangkit dan memperbaiki masa depan.
Mariyo
