TANGERANG_HARIANESIA.COM_ Aplikasi GAMA karya anak bangsa dari PT Mandar Gama Indonesia (MGI) resmi dilamar pasar internasional. KPGN (Koperasi Pekerja GIK Nasional Berhad) Malaysia menyatakan ketertarikannya untuk menggunakan dan mengimplementasikan aplikasi GAMA untuk operasional koperasi pekerja di Malaysia.
Kepercayaan dari Malaysia tersebut akan ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) penggunaan aplikasi GAMA yang dijadwalkan berlangsung besok, Selasa, 29 September 2026, pukul 19.00 WIB, di Hotel 1o1 Airport, Tangerang, Banten.
Ketua KPGN, Bapak Faisal, menegaskan pihaknya sengaja datang ke Indonesia karena melihat keunggulan aplikasi GAMA yang dinilai mampu menjawab kebutuhan tata kelola koperasi modern.
“Kami melihat GAMA sebagai solusi. Ini karya yang sangat baik dari Indonesia dan kami ingin mengadopsinya untuk kemajuan koperasi kami di Malaysia,” ujar Bapak Faisal.
CEO PT Mandar Gama Indonesia, Bapak H. Hanafi, menyambut baik kepercayaan tersebut. Menurutnya, dipilihnya GAMA oleh koperasi Malaysia menjadi bukti bahwa teknologi Indonesia mampu bersaing di Asia Tenggara.
“Alhamdulillah, ini adalah kehormatan. Bukan kami yang menawarkan, tetapi rekan-rekan dari Malaysia yang melihat dan ingin menggunakan GAMA. Ini bukti karya anak bangsa bisa dipercaya di level internasional,” kata H. Hanafi.
Direktur Utama PT Mandar Gama Indonesia, Bapak Dekky Yusuf, menambahkan, pihaknya siap memberikan dukungan penuh untuk implementasi GAMA di Malaysia. Kerja sama ini mengusung semangat *Bersatu, Berkongsi, Berkemajuan.
Rapat pemantapan MoU besok akan dihadiri CEO H. Hanafi, Dirut Dekky Yusuf, Ketua KPGN Faisal, Kepala Koperasi GIS Muhammad Dimas Pratama, Manajer Operasional Heri Sutisna, Tim IT Fikih Setiawan, serta jajaran pengawas, sales Terminal 1,2,3, driver, staf ahli dan admin.
Manajemen menegaskan seluruh undangan diwajibkan hadir tepat waktu mengingat pentingnya momentum internasional ini.




















