SRAGEN, – Antusiasme masyarakat Kabupaten Sragen untuk mengabdikan diri sebagai anggota Polri pada penerimaan Tahun Anggaran 2026 menunjukkan tren yang cukup tinggi. Hingga Senin (16/3/2026), Panitia Bantuan Penerimaan (Panbanrim) Polres Sragen mencatat sebanyak 96 peserta telah melakukan pendaftaran secara online pada berbagai jalur seleksi.
Dari jumlah tersebut, 14 peserta telah menjalani proses verifikasi administrasi, sementara lainnya masih dalam tahapan melengkapi berkas persyaratan.
Kabag SDM Polres Sragen, Kompol Joko Widodo, menjelaskan bahwa pendaftar berasal dari beberapa jalur rekrutmen, mulai dari Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, hingga Tamtama.
“Untuk jalur Akpol tercatat dua pendaftar dengan satu peserta sudah terverifikasi. Sementara jalur Bintara mendominasi dengan 90 pendaftar, terutama pada formasi Bintara PTU berkemampuan SPKT,” jelasnya.
Selain itu, terdapat pula pendaftar pada jalur Bintara berkemampuan Intelijen dan Bakomsus Peternakan, serta dua peserta yang mendaftar pada jalur Tamtama Brimob.
Kompol Joko Widodo menambahkan bahwa tingginya minat masyarakat Sragen menjadi indikator kepercayaan publik terhadap institusi Polri sekaligus semangat generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa melalui jalur kepolisian.
Namun demikian, berdasarkan petunjuk dari Polda Jawa Tengah, pelaksanaan kegiatan pada 18 hingga 24 Maret 2026 difokuskan hanya pada pendaftaran online tanpa verifikasi administrasi.
Menyikapi tingginya jumlah pendaftar di wilayah Sragen, Panitia RIM Polri Polres Sragen kemudian menyepakati penyesuaian jadwal verifikasi administrasi.
“Panitia Panbanrim Polres Sragen menetapkan libur verifikasi administrasi pada 18 hingga 22 Maret 2026. Verifikasi akan kembali dilaksanakan mulai 23 Maret hingga 30 Maret 2026,” terang Kompol Joko Widodo.
Penyesuaian tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para calon peserta agar dapat menyelesaikan proses pendaftaran secara online sebelum mengikuti tahapan verifikasi berkas.
Polres Sragen sendiri memastikan seluruh proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara transparan, objektif, akuntabel, dan bebas dari praktik percaloan, sejalan dengan komitmen reformasi birokrasi Polri dalam mewujudkan rekrutmen yang bersih dan berintegritas.
Dengan masih terbukanya waktu pendaftaran, Polres Sragen optimistis jumlah pendaftar akan terus bertambah, seiring meningkatnya minat generasi muda untuk menjadi bagian dari Bhayangkara negara.
