Bisnis

Anak Usaha DOOH Akuisisi Saham INET Rp 2 Triliun

Anak Usaha DOOH Akuisisi Saham INET Rp 2 Triliun — Ilustrasi akuisisi saham DOOH terhadap INET senilai Rp 2 triliun melalui anak usaha
PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) berencana mengakuisisi 6,685 miliar saham INET senilai sekitar Rp 2,005 triliun.

Harianesia JAKARTA. PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) berencana mengambil alih sebanyak 6,685 miliar saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melalui anak usahanya, PT Cakrawala Nexus Investama. Nilai transaksi pengambilalihan saham tersebut mencapai sekitar Rp 2,005 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi DOOH, Kamis (5/11/2026), saham INET tersebut akan diakuisisi dari PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara dengan harga Rp 300 per saham. Rencana transaksi ini telah dituangkan dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham antara PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara dan PT Cakrawala Nexus Investama tertanggal 1 September 2026.

Objek transaksi 6,685 miliar saham INET
Pihak penjual PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara
Pihak pembeli PT Cakrawala Nexus Investama (99,99% milik DOOH)
Harga per saham Rp 300
Nilai transaksi Sekitar Rp 2,005 triliun
Tanggal perjanjian 1 September 2026
RUPSLB 9 November 2026

Manajemen DOOH menyampaikan, rencana pengambilalihan saham INET tersebut menjadi salah satu mata acara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 9 November 2026. Dengan demikian, transaksi masih memerlukan persetujuan pemegang saham.

Dalam keterbukaan informasi yang sama, DOOH menegaskan bahwa pendanaan untuk transaksi material berupa pengambilalihan saham INET tidak bergantung pada dana hasil penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) I atau rights issue. Penegasan ini penting karena perusahaan tengah menjalankan dua aksi korporasi besar secara bersamaan.

Rights Issue 154,77 Miliar Saham

Sebagai informasi, DOOH tengah menyiapkan rights issue sebanyak-banyaknya 154,77 miliar saham baru. Dana hasil aksi korporasi tersebut akan diprioritaskan untuk melunasi pinjaman kepada PT Sinergi Internasional Investama selaku pemegang saham pengendali.

Adapun sisa dana rights issue akan digunakan untuk ekspansi dan pengembangan usaha di bidang ekosistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Arah ini menunjukkan perusahaan tidak hanya bergerak di ranah media luar ruang, tetapi juga menyiapkan lini bisnis berbasis teknologi.

Dua aksi korporasi berjalan beriringan: akuisisi INET senilai Rp 2,005 triliun dan rights issue 154,77 miliar saham, dengan pendanaan yang ditegaskan tidak saling bergantung.

Posisi Cakrawala Nexus Investama

Sementara itu, PT Cakrawala Nexus Investama merupakan salah satu entitas anak DOOH. Berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan, DOOH memiliki kepemilikan sebesar 99,99% di perusahaan tersebut.

Struktur kepemilikan itu menjadikan Cakrawala Nexus Investama sebagai kendaraan utama DOOH dalam menjalankan transaksi ini. Seluruh 6,685 miliar saham INET akan berpindah tangan melalui entitas anak tersebut, bukan langsung atas nama DOOH.

Bagi pemegang saham, titik krusialnya ada pada RUPSLB 9 November 2026. Tanpa persetujuan dalam forum itu, perjanjian pengikatan jual beli yang diteken 1 September 2026 belum bisa dieksekusi menjadi pengambilalihan saham yang sah.

Pertanyaan Umum

Berapa nilai transaksi pengambilalihan saham INET oleh DOOH?

Nilai transaksinya sekitar Rp 2,005 triliun, dengan harga Rp 300 per saham untuk 6,685 miliar saham INET.

Siapa yang menjadi pembeli dan penjual dalam transaksi ini?

Pembelinya adalah PT Cakrawala Nexus Investama, entitas anak yang 99,99% dimiliki DOOH. Penjualnya adalah PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara.

Apakah akuisisi ini bergantung pada dana rights issue?

Tidak. DOOH menegaskan pendanaan transaksi material pengambilalihan saham INET tidak bergantung pada dana hasil rights issue 154,77 miliar saham.

Kapan transaksi ini akan diputuskan?

Rencana pengambilalihan menjadi salah satu mata acara RUPSLB yang dijadwalkan pada 9 November 2026 dan masih memerlukan persetujuan pemegang saham.

Sumber: Kontan

Exit mobile version