Jakarta – Aktivis LSM KPKB (Kumpukan Pemantau Korupsi Banten Bersatu ) kembali melontarkan kritik keras terhadap sejumlah pejabat publik yang dinilai bersikap serakah dan sombong dalam menjalankan amanah jabatan. KPKB menegaskan, pejabat yang tidak berpihak kepada rakyat seharusnya tidak dipertahankan.
Menurut Aktivis KPKB, jabatan publik bukanlah alat untuk memperkaya diri maupun menunjukkan kekuasaan, melainkan amanah untuk melayani masyarakat. Sikap arogan dan rakus justru mencederai nilai-nilai demokrasi serta kepercayaan publik.
“Kalau ada pejabat yang serakah dan sombong, lebih baik dipecat saja. Jangan dipertahankan. Ingat, gaji mereka itu dari uang rakyat, bukan dari kantong pribadi,” tegas Ketua Umum LSM KPKB dalam pernyataannya, Selasa 2026
KPKB menilai masih banyak pejabat yang lupa diri setelah menduduki jabatan, bahkan terkesan menutup mata terhadap penderitaan masyarakat. Padahal, dalam sistem pemerintahan yang demokratis, rakyat adalah pemilik kedaulatan tertinggi.
Aktivis KPKB juga meminta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dan pimpinan instansi untuk tidak ragu melakukan evaluasi dan tindakan tegas terhadap pejabat yang tidak menunjukkan etika, integritas, serta keberpihakan kepada rakyat.
“Jabatan itu bukan hak, tapi kepercayaan. Kalau kepercayaan itu dikhianati dengan keserakahan dan kesombongan, maka sudah sepantasnya dicopot,” lanjutnya.
KPKB berharap pemerintah di semua tingkatan dapat menghadirkan pejabat yang rendah hati, bersih, dan benar-benar bekerja untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Penulis : Dede Mulyana
