Edukasi

Aktivis KPKB: Menteri Desa Harus Prioritaskan Program Pembangunan Jalan Desa

Banten – Aktivis Kumpukan Pemantau Korupsi Banten Bersatu (KPKB) menegaskan bahwa Menteri Desa, Pembangunan Daerah, harus memprioritaskan program pembangunan jalan desa sebagai kebutuhan utama masyarakat pedesaan.

Menurut Dede Mulyana Ketua Umum Aktivis KPKB, infrastruktur jalan desa masih menjadi persoalan mendasar di banyak wilayah, khususnya desa-desa terpencil. Jalan yang rusak dan sulit dilalui tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak langsung pada perekonomian, akses pendidikan, serta pelayanan kesehatan masyarakat desa.

“Pembangunan jalan desa bukan sekadar proyek fisik, tetapi urat nadi kehidupan masyarakat desa. Jika akses jalan baik, maka hasil pertanian mudah dipasarkan, anak-anak lancar ke sekolah, dan layanan kesehatan bisa cepat dijangkau,” tegas Dede Aktivis KPKB dalam keterangannya, Selasa 2026.

Ia menilai, selama ini masih banyak program desa yang bersifat seremonial dan kurang menyentuh kebutuhan mendesak masyarakat. Oleh karena itu, KPKB mendorong agar Dana Desa dan program pembangunan desa diarahkan secara fokus dan berkelanjutan pada pembangunan serta perbaikan jalan desa.
Selain itu, Aktivis KPKB juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat dalam pelaksanaan program pembangunan jalan desa agar tidak terjadi penyimpangan anggaran. Transparansi dan partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci agar pembangunan benar-benar tepat sasaran.

“Kami meminta Menteri Desa tidak hanya merancang program di atas kertas, tetapi turun langsung melihat kondisi desa. Jalan desa yang layak adalah fondasi menuju desa mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.

Penulis : Dede Mulyana

Exit mobile version