SRAGEN – Keselamatan penumpang bus menjadi perhatian serius Satlantas Polres Sragen dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026. Tak sekadar mengawasi perilaku pengendara di jalan raya, polisi bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Sragen turun langsung melakukan ramp check untuk memastikan armada bus yang beroperasi benar-benar laik jalan dan aman mengangkut penumpang.
Kegiatan pemeriksaan berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sragen, Jumat (30/10/2026) pagi. Petugas gabungan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi teknis kendaraan sekaligus kesiapan awak bus sebelum menjalankan perjalanan.
Pengecekan menyasar sejumlah komponen vital kendaraan, mulai dari sistem penerangan, sistem pengereman, kondisi ban, sabuk keselamatan, alat pengukur kecepatan, perangkat tanggap darurat, hingga kondisi fisik badan kendaraan. Petugas juga memeriksa kelengkapan administrasi dan surat-surat kendaraan.
Tak berhenti pada kondisi armada, pemeriksaan turut menyentuh faktor keselamatan pengemudi. Kesehatan awak atau kru bus ikut diperiksa untuk memastikan mereka berada dalam kondisi siap dan layak menjalankan tugas.
Kapolres Sragen AKBP Heru Antariksa Cahya melalui Kasat Lantas Polres Sragen AKP Yosra Meidicta Mandung menegaskan, kegiatan ramp check merupakan langkah preventif untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan kendaraan angkutan umum.
“Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama. Karena itu, kami tidak hanya melakukan pengawasan di jalan raya, tetapi juga memastikan kendaraan yang digunakan untuk mengangkut masyarakat benar-benar dalam kondisi laik jalan dan didukung awak kendaraan yang sehat serta siap bertugas,” tegas AKP Yosra.
Menurutnya, pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan angkutan umum menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas. Sebab, kerusakan teknis kendaraan maupun kondisi pengemudi yang tidak prima dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.
Melalui sinergi Satlantas Polres Sragen dan Dinas Perhubungan, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran perusahaan angkutan maupun awak bus untuk tidak mengabaikan standar keselamatan.
Operasi Patuh Candi 2026 pun tidak semata-mata berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan langkah edukatif dan preventif demi melindungi masyarakat sebagai pengguna jalan.
Mariyo




















