Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Edukasi Mitigasi Bencana Harus Sesuai dengan Peta Risiko Potensi Bencana di Setiap Wilayah

×

Edukasi Mitigasi Bencana Harus Sesuai dengan Peta Risiko Potensi Bencana di Setiap Wilayah

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Bandung | Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Christian Julianto Budiman mendorong BPBD Kota Bandung agar menyesuaikan materi sosialisasi dengan potensi bencana di setiap wilayah. Menurut Christian, edukasi tidak harus selalu berfokus pada banjir, melainkan juga perlu mencakup risiko gempa bumi, pohon tumbang, dan jenis bencana lainnya.

Sebagai contoh, di wilayah yang tidak memiliki riwayat banjir, sosialisasi dapat diarahkan pada kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi. Warga perlu memahami cara melindungi kepala, berlindung di bawah meja yang kokoh jika memungkinkan, serta menjauhi area berbahaya seperti jendela kaca.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

“Selain itu, masyarakat perlu mengetahui pentingnya menyiapkan tas siaga bencana berisi perlengkapan darurat,” ujarnya, pada talk show “Sosialisasi Bencana di Kota Bandung : Warga Sudah Siap atau Baru Diingatkan saat Bencana?” di Studio Garuda TV, Bandung, Jumat, 16 Oktober 2026.

Baca Juga :  Jakarta Terapkan Minimum Consumption, Kenapa Baru Sekarang?

Christian menegaskan, tas tersebut tidak harus mahal atau bermerek, tetapi harus berfungsi untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar saat keadaan darurat.

Ia menyebut, pemetaan wilayah rawan bencana yang telah dilakukan BPBD dapat menjadi dasar dalam menentukan materi dan sasaran sosialisasi.

Dengan pemetaan tersebut, edukasi di wilayah rawan banjir dapat difokuskan pada penanganan banjir, sedangkan wilayah lain dapat memperoleh materi sesuai dengan risiko yang dihadapi.

Baca Juga :  Dari Pelatihan hingga Publikasi Ilmiah, Lucia Runggeari Angkat Cerita Kopi Papua

Ia menjelaskan pengawasan serta edukasi perlu berjalan beriringan agar upaya mitigasi tidak terhambat oleh perilaku yang justru memperburuk kondisi. Sehingga penguatan mitigasi bencana di Kota Bandung harus dilakukan sejak dini melalui kesiapan infrastruktur, pemetaan risiko, edukasi yang tepat sasaran, serta partisipasi masyarakat.

“Untuk memperluas jangkauan edukasi, kami juga mendorong kerja sama lintas sektor, antara lain dengan Dinas Pendidikan agar materi mitigasi dapat disampaikan di sekolah, serta dengan perangkat daerah dan tokoh masyarakat untuk menyebarkan informasi kebencanaan,” katanya.

Baca Juga :  BBHAR PDI Perjuangan Somasi KWP: Dedy Sitorus Tidak Pernah Sebut "Wartawan Gerombolan Sirkus"

Lepi

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600