Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Ekonomi

BTN Kaji Opsi Buyback Saham dengan Pertimbangan Kondisi Keuangan

×

BTN Kaji Opsi Buyback Saham dengan Pertimbangan Kondisi Keuangan

Sebarkan artikel ini
BTN Kaji Opsi Buyback Saham dengan Pertimbangan Kondisi Keuangan — Ilustrasi saham dan grafik pasar modal dengan latar gedung bank, menggambarkan kajian buyback saham BTN
BTN tengah mengkaji opsi buyback saham sebagai alternatif aksi korporasi dengan mempertimbangkan kondisi keuangan perseroan.
Banner Iklan Harianesia 468x60

Harianesia – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sedang mengkaji opsi pembelian kembali saham (share buyback) sebagai salah satu alternatif aksi korporasi di tengah dinamika pasar modal domestik. Langkah ini belum menjadi keputusan final, melainkan bagian dari evaluasi strategis yang dilakukan perseroan sebagai perusahaan terbuka.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, pergerakan harga saham di tengah dinamika pasar perlu dilihat secara menyeluruh. Penilaian itu mencakup fundamental bisnis, prospek pertumbuhan, serta transformasi yang terus dijalankan perseroan.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

“Kami terus mencermati perkembangan pasar modal dan berbagai dinamika yang terjadi saat ini. Sebagai perusahaan terbuka, BTN senantiasa mengevaluasi berbagai opsi strategis yang dapat mendukung kepentingan Perseroan dalam jangka panjang, termasuk kemungkinan pelaksanaan pembelian kembali saham atau buyback,” ujar Nixon.

Buyback saham — pembelian kembali saham yang beredar oleh emiten di pasar, yang dapat mengurangi jumlah saham di publik.

Baca Juga :  Insentif PLN untuk Konversi Kompor LPG ke Kompor Listrik

Nixon menjelaskan bahwa kajian buyback dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Di antaranya kondisi keuangan, kecukupan permodalan, kebutuhan pendanaan untuk ekspansi bisnis, serta ketentuan regulator yang berlaku.

Buyback bukan hal baru bagi BTN

Opsi pembelian kembali saham bukan merupakan hal baru bagi BTN. Pada 2020, di tengah tekanan pasar akibat pandemi COVID-19, perseroan pernah menyiapkan dana sebesar Rp275 miliar untuk rencana pembelian kembali saham melalui pasar sekunder.

Langkah tersebut menjadi salah satu referensi pengalaman perseroan dalam mengevaluasi alternatif aksi korporasi. Pertimbangannya tetap sama: kondisi pasar dan kebutuhan perusahaan menjadi acuan utama sebelum mengambil keputusan.

2020 — BTN menyiapkan dana Rp275 miliar untuk rencana buyback lewat pasar sekunder di tengah tekanan pandemi COVID-19.

2026 — BTN kembali mengkaji opsi buyback sebagai alternatif aksi korporasi di tengah dinamika pasar modal domestik.

Baca Juga :  IHSG Anjlok 1,20%, Asing Catat Net Sell Rp 1,49 Triliun

Fokus pada fundamental dan sektor perumahan

Lebih lanjut, Nixon menegaskan bahwa di tengah dinamika pasar modal, BTN tetap berfokus pada penguatan fundamental bisnis, peningkatan kinerja, serta pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

“Fokus utama kami tetap pada penguatan fundamental dan pertumbuhan bisnis yang berkualitas. Kami melihat peluang pertumbuhan sektor perumahan nasional masih sangat besar, dan BTN akan terus memperkuat kapabilitas bisnis serta layanan untuk menangkap peluang tersebut secara optimal,” tutup Nixon.

Perseroan akan menyampaikan informasi lebih lanjut kepada publik apabila terdapat keputusan terkait pelaksanaan aksi korporasi. Penyampaian itu akan mengikuti ketentuan keterbukaan informasi dan peraturan yang berlaku.

Pertanyaan Umum

Apakah BTN sudah memutuskan melakukan buyback saham?

Belum. BTN masih mengkaji opsi pembelian kembali saham sebagai salah satu alternatif aksi korporasi. Perseroan akan menyampaikan informasi lebih lanjut apabila terdapat keputusan sesuai ketentuan keterbukaan informasi.

Apa saja yang dipertimbangkan BTN dalam kajian buyback?

Nixon menyebut sejumlah aspek, yaitu kondisi keuangan, kecukupan permodalan, kebutuhan pendanaan untuk ekspansi bisnis, serta ketentuan regulator yang berlaku.

Kapan BTN pernah merencanakan buyback sebelumnya?

Pada 2020, di tengah tekanan pasar akibat pandemi COVID-19, BTN pernah menyiapkan dana sebesar Rp275 miliar untuk rencana pembelian kembali saham melalui pasar sekunder.

Sumber: JawaPos

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600