Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Sinergi Polisi dan Masyarakat Batang: Kapolresta Gandeng Ulama hingga Warga Berantas Tawuran dan Bullying

×

Sinergi Polisi dan Masyarakat Batang: Kapolresta Gandeng Ulama hingga Warga Berantas Tawuran dan Bullying

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

BATANG_ Semangat kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat terlihat jelas di Masjid Al-Anwar, Desa Wringinintung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.

Kapolresta Batang, Kombes Pol Warsono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA., bersama jajarannya hadir langsung membaur bersama warga dalam kegiatan pengajian rutin minggu pagi sekaligus bersilaturahmi dengan Ketua MUI Kabupaten Batang, KH. Zainul Iroqi, Minggu (18/10/2026).

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Kehadiran korps bhayangkara di tengah-tengah jemaah ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam membangun komunikasi dua arah yang erat, merangkul para tokoh agama, hingga mendengar langsung aspirasi masyarakat dari tingkat akar rumput.

Gandeng Ulama Perkuat Kamtibmas
Dalam kesempatan tersebut, Pengasuh Ponpes Darul Ulum sekaligus Ketua MUI Batang, KH. Zainul Iroqi, mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan Polresta Batang. Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pundak kepolisian semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif warga.

Baca Juga :  Sehari Dicari, Seorang Kakek Ditemukan Meninggal Dunia di Jurang, Polisi Evakuasi Korban

“Masyarakat memiliki tanggung jawab untuk turut membantu kepolisian dengan memberikan informasi yang benar apabila mengetahui potensi gangguan keamanan. Mari kita serahkan penanganannya kepada Polresta Batang sesuai prosedur hukum yang berlaku,” pesan KH. Zainul Iroqi di hadapan para jemaah.

Polisi Responsif Tampung Keluhan Warga Soal Tawuran dan Sekolah
Suasana keakraban semakin terasa ketika sesi dialog terbuka dibuka. Sejumlah warga, salah satunya Sdr. Huda dari Desa Tragung, secara langsung menyampaikan keresahan terkait aksi tawuran dan bingungnya warga perihal alur pelaporan, serta maraknya kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Polres Kendal Ungkap Penyerangan Polisi Saat Lerai Perkelahian di Kaliwungu, Dua Pelaku Diamankan

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono langsung memberikan respons tegas dan solutif. Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui Polsek setempat, langsung kepada anggota, atau dengan memanfaatkan layanan darurat bebas pulsa Call Center 110.

Lebih lanjut, Kapolresta menjelaskan bahwa penanganan kasus kenakalan remaja dan tawuran di Batang tidak berhenti pada sanksi administratif semata. Pihaknya melibatkan orang tua, guru, hingga instansi terkait untuk melakukan pembinaan komprehensif. Bahkan, bagi remaja yang putus sekolah akibat tersangkut masalah sosial, Polresta Batang turut memfasilitasi program pendidikan kesetaraan kejar paket agar masa depan mereka tetap terselamatkan.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Karanganyar Gelar Ops Pekat, Amankan Miras dan Tembakau Sintetis

Sebagai tindak lanjut atas masukan warga terkait pengawasan sekolah, Polresta Batang berkomitmen untuk semakin mengintensifkan kehadiran anggota kepolisian ke sekolah-sekolah melalui program pembinaan edukatif, guna mencegah aksi bullying dan kenakalan remaja sejak dini.

Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Batang senantiasa aman, damai, harmonis, dan kondusif.

(Humas Polresta Batang).

Mariyo

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600