Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

TERBONGKAR TERKAIT DUGAAN PUNGUTAN MENGATASNAMAKAN DAPUR MBG DI WILAYAH CIBALONG KAB. GARUT – KETUA PAC BNNR CIBALONG BUKA SUARA

×

TERBONGKAR TERKAIT DUGAAN PUNGUTAN MENGATASNAMAKAN DAPUR MBG DI WILAYAH CIBALONG KAB. GARUT – KETUA PAC BNNR CIBALONG BUKA SUARA

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

GARUT, 15 OKTOBER 2025 – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang mengatasnamakan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, akhirnya terbongkar.

Hal ini terungkap setelah berbagai awak media melakukan konfirmasi langsung kepada IWAN, Ketua PAC BNNR Kecamatan Cibalong.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Kepada awak media, Iwan membenarkan adanya dugaan pungutan yang dilakukan kepada masyarakat Cibalong dengan modus dijanjikan bekerja di Dapur MBG.

Dalam konfirmasinya kepada awak media, Iwan menjelaskan bahwa pungutan tersebut dilakukan oleh Sdri. WULAN atas perintah Sdr. DDN.

Baca Juga :  Habib Muchdar Assegaf : Rapat Bersama FORKOPIMDA Pemkab Mesuji Terkait Kepemilikan Lahan Perkebunan PT. PAL Berakhir Decklok!

“Benar, saya mengetahui bahwa Sdr. DDN telah memerintahkan Sdri. WULAN untuk melakukan pungutan kepada masyarakat di wilayah Cibalong,” ujar Iwan saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Rabu (15/10).

Adapun pungutan yang dimaksud berupa:
– Biaya seragam BNNR
– Biaya KTA BNNR
– Biaya NPWP

Masyarakat dijanjikan akan dipekerjakan sebagai Tim Monitoring Dapur MBG Cibalong.

Namun fakta di lapangan berbanding terbalik. Saat dikonfirmasi awak media, Iwan menegaskan bahwa masyarakat yang telah membayar tersebut sama sekali tidak dipekerjakan

Baca Juga :  Relawan Foreder Berikan Bantuan Makanan Kepada Korban Banjir di Aceh Timur

“Mereka sudah bayar, tapi sampai hari ini tidak dipekerjakan di Dapur MBG Cibalong. Saya tahu karena laporan langsung dari masyarakat kepada saya,” tegas Iwan kepada awak media.

Berdasarkan hasil penelusuran dan konfirmasi awak media kepada Iwan, jumlah korban mencapai *69 orang* yang tersebar di 5 desa di Kecamatan Cibalong:

1. Desa Najaten: 5 orang
2. Desa Mekarwangi: 16 orang
3. Desa Sagara: 16 orang
4. Desa Mekarsari: 16 orang
5. Desa Wanamekar: 16 orang

Dengan pungutan sebesar Rp235.000 per orang, total kerugian materiil yang dialami masyarakat Cibalong ditaksir mencapai Rp16.215.000

Baca Juga :  Ketua Umum Aktivis LSM KPKB Desak Kejari Lebak Tindak Lanjuti Laporan Tahun 2024 Dugaan Kebocoran Anggaran PAD di Dinas Pariwisata

Iwan menambahkan, masyarakat yang menjadi korban jelas dirugikan secara materiil dan berharap uang tersebut dapat dikembalikan.

Kasus ini kini menjadi sorotan berbagai awak media dan diharapkan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program mulia pemerintah tidak disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab warga kusus nya untuk wilayah kecamatan cibalong kabupaten garut akan melaporkan kepada pihak kepolisian tentunya.

Lepi

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600