Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Komisi VIII DPR Gelontorkan Bansos Rp118,2 Miliar di Buleleng

×

Komisi VIII DPR Gelontorkan Bansos Rp118,2 Miliar di Buleleng

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Kariyasa Adnyana Tekankan Penguatan Early Warning System dan Penanganan Daerah Rawan Bencana di Bali Utara

BULELENG – Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Sosial (Kemensos) menyerahkan bantuan sosial senilai Rp118.203.239.000 bagi masyarakat Kabupaten Buleleng, Bali. Penyerahan dilakukan secara simbolis dalam kunjungan kerja reses di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Jumat (9/10/2026).

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Kunjungan tersebut dipimpin Anggota DPR RI Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana, didampingi Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Singgih Januratmoko. Rombongan melibatkan 10 mitra kerja Komisi VIII, mulai dari Kementerian Agama, Kemensos, hingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga :  Hari Kesaktian Pancasila 2026, Momentum Memperkuat Persatuan dan Nilai-Nilai Kebangsaan

“Kami mengajak semua mitra Komisi VIII untuk menyerap aspirasi terhadap problem-problem dan permasalahan yang ada di daerah,” ujar Kariyasa.

Menurut Kariyasa, Buleleng memiliki kerawanan bencana gempa hingga tsunami sehingga memerlukan penguatan sistem peringatan dini (early warning system) dan anggaran mitigasi yang konsisten. Usulan kendaraan rescue, mobil tangki air, dan asuransi relawan bencana telah dicatat untuk ditindaklanjuti melalui dana reguler maupun dana siap pakai.

Baca Juga :  Dr.Socratez Yoman: Bambang Wuryanto Tidak Mengerti Akar Konflik Papua Barat

Adapun rincian bansos yang disalurkan meliputi Program Sembako Rp65,17 miliar untuk 108.705 KPM, PKH Rp50,89 miliar untuk 66.109 KPM, ATENSI Sentra Mahatmiya Bali Rp617,3 juta untuk 291 penerima, dan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) Rp1,51 miliar untuk 304 KPM.

Di bidang keagamaan, Komisi VIII juga mendorong penguatan pendidikan keagamaan terpadu (Widyalaya) dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi di Bali agar memiliki luaran kerja yang jelas.

Baca Juga :  Ratusan Warga Setu Rompong Demo di Kejari dan BPN Tangsel, Tuntut Hentikan Proses Hukum 4 Tersangka

Seluruh aspirasi Pemkab Buleleng akan menjadi bahan pembahasan prioritas dalam rapat kerja Komisi VIII bersama kementerian mitra di Jakarta.

(MChairul)

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600