Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Tak Mau Hadir dan “Menjilat”, FWBS & BTJ Pertajam Pena Pers Lewat Aksi “Bukan Wartawan Pendopo

×

Tak Mau Hadir dan “Menjilat”, FWBS & BTJ Pertajam Pena Pers Lewat Aksi “Bukan Wartawan Pendopo

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

BOGOR_HARIANESIA.COM_ Kali ini ada napas dan ruh yang kembali digaungkan para wartawan dikabupaten Bogor.

Ditengah carut dan marutnya opini publik atas aksi nyata KPK memberantas dugaan korupsi.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Dimana pada media,ketua FWBS ( Forum Wartawan Bogor Selatan ) Acep Mulyana memberikan rellesenya .

Ada 3 tuntutan mendasar sebagai pesan sosial pada semua awak media untuk kembali pada harga diri dan Marwah selaku pilar negara yang netral dan handal.

3 tuntutan itu yakni:…

1. Dukung Pemberantasan Korupsi, Jurnalis Bogor Kompak Berkaus ‘Bukan Wartawan Pendopo’
2. Jurnalis se-Bogor Kompak Kenakan Kaus ‘Bukan Wartawan Pendopo”.

Baca Juga :  Perayaan Idul Fitri di Rutan Kelas I Cipinang, Momen Haru dan Kebersamaan

3. Jurnalis Prihatin Korupsi Pemkab Bogor.

Dimana aksi ini dilakukan oleh
Puluhan Jurnalis media cetak dan online dari berbagai penjuru se-Kabupaten Bogor Kompak mengenakan kaus bertuliskan ‘Bukan Wartawan Pendopo’.

Hal ini sebagai bentuk kritik sosial sekaligus gerakan mendukung Pemberantasan korupsi di kabupaten Bogor.

Puluhan wartawan dari penjuru timur, selatan, barat, utara, dan tengah Kabupaten Bogor ini merasa prihatin dengan maraknya kasus korupsi yang selalu terjadi setiap kali berganti Bupati dan Wakil Bupati Bogor.

“Kami merasa sangat miris dan prihatin, setiap kali berganti Kepala Daerah, kasus korupsi selalu terjadi di Kabupaten Bogor. Kami sebagai bagian dari warga Kabupaten Bogor merasa peduli dan tergerak agar semua bentuk perilaku koruptif khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor hilang. Karena korupsi sangat berdampak buruk terhadap kesejahteraan masyarakat maupun insan pers,” ungkap Abeng, salah satu wartawan penggagas.

Baca Juga :  Inovasi Trailer dan Rail Support Engine F404: Uji Fungsi di Depohar 80, Dukung Pemeliharaan Lebih Efektif

Dady, Ketua Bogor Timur Jurnalis (BTJ), menegaskan, bahwa aksi yang dilakukan puluhan jurnalis ini tidak ada kaitan politis.

“Ini murni gerakan peduli wartawan di Bogor.

Tidak ada sponsor dan tidak untuk menyerang personal siapapun.

Kepala Daerah beserta jajarannya harus bersih dari korupsi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Bogor Selatan, Acep Mulyana, menandaskan, insan pers sebagai pilar keempat demokrasi memiliki peran yang sangat strategis terhadap maju mundurnya bangsa dan negara.

Baca Juga :  Pegadaian Jabar Dorong Generasi Muda Melek Finansial Lewat Program FLOW di Kampus ITB Jatinangor

“Oleh karenanya melalui aksi ‘bukan wartawan pendopo’ ini kami ingin menyampaikan pesan agar para wartawan kembali ke marwah dan tetap bekerja sesuai kode etik dan Undang-Undang Pers sehingga tetap menjaga independensi, good news is good news, bad news is bad news,” tandasnya.

(M.Rojai/Red)

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600