KOTA BOGOR HARIANESIA.COM– Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menerima kunjungan jajaran pimpinan Sekolah Vokasi Universitas Pakuan (Unpak) di Gedung DPRD Kota Bogor, Rabu 13 Mei 2026.
Pertemuan ini membahas peluang kerja sama strategis dalam mempercepat pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia di Kota Hujan.
Dalam kunjungan tersebut, Dekan Sekolah Vokasi Unpak, Lia Dahlia Iryani, memaparkan sejumlah program kolaborasi yang dirancang khusus untuk mendukung kinerja legislatif dan pelayanan publik.
Menurutnya, sinergi antara akademisi vokasi dan lembaga legislatif adalah langkah kunci bagi transformasi kota.
Lia menyebutkan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung visi Kota Bogor menjadi kota yang modern, cerdas, religius, produktif, dan berdaya saing.
”Program kolaborasi dirancang sebagai bentuk pengabdian nyata kampus kepada masyarakat sekaligus mendukung DPRD Kota Bogor dalam memperkuat pelayanan publik, pengembangan generasi muda, penguatan UMKM, pengurangan pengangguran serta peningkatan kualitas pendidikan dan ekonomi masyarakat,” papar Lia.
Sekolah Vokasi Unpak menawarkan enam program unggulan yang mencakup berbagai sektor, mulai dari teknologi hingga kepemimpinan.
Program-program tersebut antara lain digitalisasi UMKM Kota Bogor untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Sistem aspirasi masyarakat berbasis teknologi guna mempermudah komunikasi warga dengan wakil rakyat.
Kemudian program magang dan praktik lapangan bagi mahasiswa di lingkungan DPRD. Sekolah politik dan kepemimpinan pemuda untuk mencetak regenerasi pemimpin lokal. Program smart village/smart kelurahan guna optimalisasi pelayanan di tingkat wilayah dan Bogor Creative Hub Vokasi sebagai wadah kreativitas anak muda.
Menanggapi usulan tersebut, Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menegaskan bahwa membangun daerah membutuhkan keterlibatan aktif dari berbagai pemangku kepentingan, terutama unsur akademisi yang memiliki keahlian teknis.
”Membangun Kota Bogor tidak bisa sendirian. Perlu bersinergi dengan para pihak, termasuk Sekolah Vokasi Unpak,” ujar Adityawarman.
Adityawarman juga berharap agar kerja sama ini dapat segera diimplementasikan untuk menjawab berbagai tantangan yang ada di lapangan.
Ia berkomitmen untuk membuka ruang komunikasi guna membedah hambatan pembangunan yang bisa diselesaikan melalui pendekatan akademis dan kebijakan publik.
”Semoga kita bisa sinergi dengan baik. Apa yang menjadi kendala, kita cari solusinya,” pungkasnya.
Heri




















