Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

FBR Kota Tangerang Gelar Halal Bihal, Seorang Anggota Peci Merah: Narkoba Perang Kita Bersama

×

FBR Kota Tangerang Gelar Halal Bihal, Seorang Anggota Peci Merah: Narkoba Perang Kita Bersama

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

TANGERANG_HARIANESIA.COM– Forum Betawi Rempug (FBR) menggelar Halal Bihalal Keluarga Besar FBR usai Idulfitri 1447 Hijriah di GOR Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Sabtu (12/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar melestarikan tradisi Betawi sekaligus mempererat persaudaraan antarsesama anggota.

Ketua Umum FBR Lutfi Hakim menjelaskan, halal bihalal merupakan wujud syukur atas selesainya ibadah puasa Ramadhan sekaligus momentum mempererat kerempugan. “Selain wujud syukur kepada Allah, kegiatan ini juga untuk lebih mempererat ikatan persaudaraan di antara mereka,” ujarnya.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Sejak berdiri 24 tahun lalu, FBR konsisten menyelenggarakan Lebaran Betawi yang diikuti jajaran Pimpinan Pusat, Pengurus Korwil, Ketua Gardu, serta seluruh anggota. Tradisi awalnya dilakukan dengan kunjungan pengurus wilayah dan cabang ke Markas Besar FBR di Cakung. Namun sejak pandemi Covid-19, format kegiatan berubah. Kini, Pimpinan Pusat FBR yang menyambangi masing-masing sekretariat Korwil untuk bersilaturahmi langsung dengan anggota.

Baca Juga :  XTC Indonesia Akan Segera Gelar Liga Basket 3-on-3 Pelajar Bandung, Perebutkan Trofi Kemenpora dan Gubernur Jabar

“Biasanya pimpinan itu lebih banyak salah dan kelirunya dibandingkan anak buahnya. Maka sudah selayaknya bila pimpinan itu mendatangi para anak buahnya untuk memohon maaf bagi dirinya,” kata Lutfi.

Ia menambahkan, jumlah anggota FBR yang mencapai ribuan membuat kegiatan dikonsentrasikan di tiap wilayah agar tetap efektif. “Sangat tidak mungkin bagi saya mendatangi kediaman anggota FBR satu per satu, sebab nantinya saya bisa mengalahkan rekor Bang Toyib, sampai tiga kali puasa dan tiga kali lebaran belum selesai juga,” candanya.

*Soroti Narkoba, Nano Anggota Peci Merah FBR: Generasi Muda Aset, Bukan Beban*

Di sela acara Halal Bihalal, salah seorang FBR Gardu Peci Merah Larangan Kota Tangerang, *Nano* menyampaikan pandangannya soal maraknya peredaran narkoba di Kota Tangerang.

Baca Juga :  Komunitas Mommy Rempong Berbagi Takjil Kepada Pengguna Jalan di Bulan Ramadhan

“Narkoba ini perang kita bersama. Saya miris lihat anak-anak Tangerang yang harusnya jadi penerus bangsa, malah jadi korban. Harapan saya, anak muda kembalikan lagi ke masjid, ke majelis, ke lapangan olahraga. Jangan kasih ruang buat bandar. Ke pemerintah dan aparat, kami minta jangan kendor. Sikat sampai ke akar. Ke orang tua, jaga anak-anak kita. Satu anak selamat dari narkoba, berarti satu keluarga selamat, satu bangsa selamat,” tegas Nano.

Nano melanjutkan, fenomena narkoba di Kota Tangerang merupakan alarm keras bagi semua pihak. “Generasi muda adalah aset, bukan beban. Keinginan kami, perbanyak ruang kreasi positif: komunitas, wirausaha, seni, olahraga. Kurikulum bahaya narkoba harus masuk sejak SD dengan bahasa anak muda. Jangan cuma ditakuti, tapi diedukasi. Untuk adik-adik di Tangerang, masa depan kalian mahal. Jangan gadaikan untuk kesenangan 5 menit yang ngehancurin seumur hidup. Kalian hebat tanpa narkoba,” ujarnya.

Baca Juga :  Dualisme Keadilan di Kejaksaan: Gratifikasi Ratusan Juta Hanya Disiplin ASN di PDH Tanpa Alasan Jelas

Dirinya berharap kegiatan halal bihalal ini juga menjadi momentum memikirkan penanganan masalah sosial di Kota Tangerang, khususnya pada generasi muda.

“Denger ya anak-anak muda Tangerang, khususnya anggota-anggota kita. Lu pada ini penerus buat kemajuan Bangsa dan Negara. Narkoba itu bukan gaya, itu goyah. Sekali lu kecemplung, abis dah. Kite orang tua cuma bisa ngingetin: mending lu pada rempug, ngumpul yang bener, daripada nongkrong gak jelas terus kejebak barang haram. Harapan gue, Pemkot, Polisi, BNN, Tokoh Agama, Ormas, semua turun bareng. Benteng Tangerang dari narkoba. Jangan sampe kampung kite rusak gara-gara barang laknat. Jaga diri, jaga keluarga, jaga nama Tangerang,” pungkasnya.

(Dwi)

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600