Tangerang_Masjid Al Ikhsan Puribeta Larangan Tangerang menjadi pusat kegiatan Shalat Idul Fitri yang diikuti oleh ratusan jamaah dengan cuaca yang sejuk, lantaran semalam diguyur hujan.
Acara ini berlangsung dengan khidmat dan meriah, menandai berakhirnya bulan puasa Ramadan dilaksanakan pada Sabtu (21/3/2026) Pkl 6:30
Kegiatan Shalat Idul Fitri diawali dengan pembukaan oleh MC, diikuti laporan ketua panitia, sambutan ketua Rw, Ketua DKM, dan pelaksanaan shalat berjamaah.
Imam : Ustadz H. Haris Alfatah, SQ., SHJ, sementara
Khutbah Idul Fitri disampaikan oleh KH.Drs.Aswan Faizal (Kakak Kandung Almarhum Ustadz Jefri Al-Buchori /Uje) dengan mengangkat Tema
” Hari Berbahagia Karena Ikhlas Berpuasa”.
Jamaah yang hadir sangat antusias, dengan suasana yang penuh suka cita penuh dengan kegembiraan dan kebersamaan.
KH.Drs.Aswan Faizal Dalam menyampaikan Khutbahnya mengatakan
“Kenapa Allah wajibkan dan kenapa Allah paksakan 30 Hari untuk berpuasa..? “kenapa tidak 10 hari, kemudian libur dua bulan 10 hari lagi libur 2 bulan kenapa langsung Allah paksakan 30 hari..?” Ibarat orang menyapu ibarat orang ngepel, Maka sekali sapu sekali bersihkan lantai Maka itulah yang terbaik itulah sebelum diantara hikmah berpuasa di bulan Ramadan bulan yang agung bulan yang mulia yang Allah ingin lihat penderitaan dan kesulitan kita.
Lebih jauh dijabarkan ” Hadirin hadirat keikhlasan yang di tempat di bulan Ramadan adalah sesuatu yang berat untuk kita dapat, namun ulama mengajarkan kepada kita walaupun engkau merasa belum menjadi pribadi yang ikhlas apa kata ulama tetaplah engkau beribadah Jangan engkau tergelintir oleh tipu daya Iblis
Disebutkan bahwa rezeki hamba-hamba Allah di bulan Ramadan ditambah sehingga ada sedikit lelucon, ketika Ramadan telah pergi yang menangis bukan hanya para malaikat, bukan hanya orang sholeh, bukan hanya makhluk- makhluk Allah yang memahami Ramadan.
Tetapi juga Para pemilik restoran pedagang takjil, juga boleh menangis, Kenapa..?!
Karena tidak ada lagi ketika menjelang berbuka puasa restoran, dagangan Takjil kita diburu dan dibeli untuk dijadikan santapan awal berbuka puasa, memperhatikan langsung betapa indahnya Ramadan.
“Kata siapa Ramadhan membuat Rizki orang berkurang?
Malah sebaliknya karena dalam Ramadan ” Allah berikan berbagai banyak sebanyak, berbagai macam rezeki yang sangat melimpah
Setelah Idul Fitri tidak ada yang mampu bisa menjamin apakah kamu yakin kehidupanmu lebih baik secara materi.
Inilah keindahan kita memahami tentang keadaan yang Alla pikirkan kepada kita, karena belum tentu keadaan tidak akan berulang dan berulang lagi kepada kita, boleh jadi dosa-dosa kita masih belum diampuni Ramadan karena sifat Masa bodoh karena sifat kita mengejar kesibukan
Untuk kebahagiaan lebaran mungkin kebahagian Orang-orang lebih mengejar THR, sehingga dia lupa akan kewajiban utamanya nggak mungkin ada THR kalau enggak ada Ramadan.
(D. Wahyudi)




















