Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Polres Sragen Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Sinergi TNI–Polri dan Pemda Siap Amankan Mudik Lebaran

×

Polres Sragen Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Sinergi TNI–Polri dan Pemda Siap Amankan Mudik Lebaran

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Sragen, Jateng – Polres Sragen menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di halaman Mapolres Sragen, Kamis (12/3/2026) sore.

Apel yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Sragen Dewiana Syamsu Indyasari didampingi Wakil Bupati Sragen dan Dandim 0725/Sragen sebagai wujud soliditas tiga pilar dalam menjaga keamanan wilayah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Kegiatan ini diikuti oleh personel gabungan dari TNI, Polri, serta unsur Pemerintah Kabupaten Sragen dan stakeholder terkait. Hadir pula para pejabat utama Polres Sragen, para Kapolsek jajaran, serta tamu undangan dari berbagai instansi dan unsur Forkopimda Kabupaten Sragen.

Apel gelar pasukan tersebut merupakan bagian dari kegiatan serentak di seluruh Indonesia dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran melalui Operasi Ketupat 2026.

Baca Juga :  Tindak Lanjuti Kematian Anak di Lingkungan Ponpes, Polres Wonogiri Lakukan Pembongkaran Makam

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sragen membacakan amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana prasarana, sekaligus memperkuat sinergitas lintas sektor dalam pengamanan Idul Fitri.

“Apel gelar pasukan ini merupakan wujud komitmen kita bersama untuk memastikan pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” demikian disampaikan Kapolres saat membacakan amanat Kapolri di hadapan peserta apel.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang dilaksanakan selama 13 hari mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat selama masa Lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Tingginya mobilitas masyarakat tersebut menuntut kesiapan seluruh unsur pengamanan agar perjalanan mudik dapat berlangsung aman dan lancar.

Baca Juga :  Apel Operasi Ketupat Candi 2026 Digelar, Polres Wonogiri Tegaskan Kesiapan Amankan Mudik Lebaran

Secara nasional, Polri telah menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 Pos Pam, 779 Pos Yan, serta 343 Pos Terpadu yang akan menjadi pusat pelayanan dan informasi bagi masyarakat selama masa mudik dan balik Lebaran.

Selain pengamanan jalur transportasi, pengamanan juga difokuskan terhadap berbagai objek vital dan pusat keramaian seperti masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun kereta api, pelabuhan, hingga bandara.

Kapolri melalui amanatnya juga menekankan pentingnya antisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, hingga potensi konflik sosial yang dapat muncul selama periode Lebaran.

Baca Juga :  ‎Diduga Tetapkan Bunga 10 Persen per Bulan, penahanan ijazah serta tidak ada nya BPJS KSP Budhy Karya di Sukaluyu Disorot

Oleh karena itu, seluruh personel diminta melaksanakan patroli secara rutin dan terarah di titik-titik rawan serta meningkatkan koordinasi dengan unsur pengamanan lainnya guna memastikan situasi tetap kondusif.

Selain itu, jajaran kepolisian juga diminta melakukan pendataan rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Melalui pelaksanaan apel gelar pasukan ini, Polres Sragen menegaskan kesiapan seluruh unsur pengamanan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Sragen selama arus mudik, perayaan Idul Fitri, hingga arus balik Lebaran.

Mariyo

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600