Jepara – | Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, menggelar apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Candi 2026 di halaman Mapolres setempat, pada Kamis (12/3/2026).
Apel tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan aparat dalam mengamankan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa libur Lebaran.
Apel dipimpin langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo didampingi Kapolres Jepara dan Dandim 0719/Jepara serta dihadiri sejumlah pejabat dari unsur Forkopimda dan instansi terkait lainnya.
Dalam amanatnya, Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan pemerintah daerah telah melakukan berbagai persiapan bersama Polres Jepara untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik tahun ini.
Menurutnya, sejumlah pos pengamanan telah disiapkan di berbagai titik strategis. Selain itu, Pemkab Jepara juga melakukan perbaikan infrastruktur jalan guna mendukung kenyamanan para pemudik.
“Pos-pos pengamanan sudah dibangun dan jalan-jalan yang berlubang juga sudah ditambal. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar semuanya siap,” ujarnya.
Ia menargetkan berbagai persiapan tersebut ditargetkan rampung H-7 sebelum Lebaran, sehingga perjalanan mudik berjalan aman dan nyaman. Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momen mudik sebagai kesempatan mempererat silaturahmi dengan keluarga.
“Seperti tagline-nya, Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Jadikan mudik ini sebagai momen membahagiakan untuk pulang kampung, bertemu keluarga dan saudara. Semoga semuanya selamat sampai tujuan dan kembali lagi dengan selamat,” tambahnya.
Selain fokus pada pengamanan mudik, Pemkab Jepara juga siap menyambut wisatawan selama libur Lebaran. Witiarso menyebut destinasi wisata Karimunjawa tetap dibuka selama kondisi cuaca memungkinkan dan kapal mendapatkan izin berlayar.
“Semoga cuaca dalam beberapa pekan mendatang cerah sehingga berbagai aktivitas terkait lebaran lancar,” harapnya.
Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menyampaikan, bahwa perayaan Idulfitri tahun ini memiliki tantangan tersendiri karena beriringan dengan perayaan Hari Raya Nyepi.
Menurutnya, pihak kepolisian akan melakukan pengaturan kegiatan agar kedua perayaan tersebut dapat berjalan dengan baik serta tetap menjaga nilai toleransi antarumat beragama.
Ia juga menambahkan meskipun Jepara bukan jalur lintasan utama mudik, namun merupakan tujuan wisata sehingga tetap perlu kesiapan pengamanan yang maksimal.
“Kami menyiapkan yang terbaik agar Kabupaten Jepara menjadi tempat yang aman dan nyaman,” ucapnya.
Kegiatan apel tersebut pun diakhiri dengan pemusnahan minuman keras (miras) sebagai bentuk komitmen aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Idulfitri di Kabupaten Jepara.
Mariyo




















