Edukasi

Atasi Krisis Sampah, PT Aksara Cristy Legal Siapkan Mesin Pirolisis Tanpa Pembakaran

DENPASAR_HARIANESIA.COM_PT Aksara Cristy Legal melalui unit inovasi teknologinya, MADEHIROKI SOLUSI AKSARA, memperkenalkan konsep mesin pirolisis modern untuk mengolah sampah tanpa proses pembakaran langsung.

Teknologi tersebut diklaim mampu meminimalisir emisi dan potensi polusi berbahaya bagi lingkungan. Saat ini, desain mesin telah memasuki tahap visualisasi konsep dalam bentuk animasi 3D dan ditargetkan segera direalisasikan.

Direktur PT Aksara Cristy Legal, Made Hiroki mengatakan mesin pirolisis bekerja dengan sistem termal tertutup tanpa oksigen. “Kami tidak membakar sampah. Kami ‘memasaknya’ di ruang tertutup. Hasilnya nol asap beracun,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).

Ia menjelaskan, proses tersebut mampu mengonversi limbah padat menjadi material turunan bernilai ekonomi, seperti _pyrolysis oil_ atau bahan bakar minyak, _carbon black_ atau bahan baku industri, dan _syngas_ atau gas industri.

“Ini bukan mimpi. Video yang Anda lihat adalah _blueprint_ mesin yang akan segera dibangun. Kami tidak jual wacana. Kami jual solusi nyata untuk krisis sampah di 514 kabupaten/kota,” kata Made Hiroki.

Menurut dia, pengembangan teknologi ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung tata kelola sampah berkelanjutan di Indonesia. Langkah tersebut sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular dan target _Sustainable Development Goals_ (SDGs).

MADEHIROKI SOLUSI AKSARA menargetkan mesin dapat dioperasikan secara komersial untuk menjawab tantangan krisis sampah nasional. Indonesia saat ini menghasilkan sekitar 70 juta ton sampah per tahun, menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Bagaimana jika sampah bukan masalah, tapi bahan baku? Jawabannya adalah pirolisis,” ucap Made Hirori.

Ia menambahkan, regulasi pemerintah seperti Perpres No. 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah turut mendukung pengembangan teknologi pengolahan sampah tanpa pembakaran.

“Teknologi terbaik adalah teknologi yang menyelesaikan masalah hari ini, sekaligus menjaga udara yang akan dihirup anak-anak kita besok,” tegasnya.

(Dwi)

Exit mobile version