Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Sidak GOM dan GOR Bogor Utara, Komisi IV DPRD Soroti Risiko Keselamatan Warga

×

Sidak GOM dan GOR Bogor Utara, Komisi IV DPRD Soroti Risiko Keselamatan Warga

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

KOTA BOGOR HARIANESIA.COM– Komisi IV DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua fasilitas olahraga penting, yakni Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Bogor Utara dan GOR Pajajaran pada Rabu 1 April 2026.

Dalam kunjungan tersebut, para wakil rakyat menemukan sejumlah persoalan krusial mulai dari dugaan material di bawah standar hingga fasilitas yang membahayakan keselamatan warga.

Banner Iklan Harianesia 300x600

​Rombongan sidak dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, didampingi Sekretaris Komisi IV Subhan, serta anggota komisi lainnya yakni Banu Lesmana Bagaskara, Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah, dan Mulyani.

​Ketua Komisi IV, Fajar Muhamad Nur, menyoroti insiden robohnya salah satu struktur di GOM Bogor Utara yang sebelumnya diklaim akibat faktor cuaca atau force majeure.

Namun, berdasarkan cek fisik di lapangan, Fajar membantah hal tersebut dan menduga adanya kesalahan konstruksi.

Baca Juga :  Rivan Purwantono: Tema HUT ke-79 RI "Nusantara Baru, Indonesia Maju" Sebagai Titik Awal untuk Masa Depan

​”Menurut kami setelah cek di lapangan, ini bukan force majeure, melainkan kesalahan konstruksi yang perlu segera diperbaiki dan direvisi. Kami melihat kualitas material yang ada itu kurang standar. Penopang tidak memakai galvanis standar, melainkan yang tipis,” ujar Fajar.

​Fajar juga mendesak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor untuk segera melakukan investigasi mendalam dan mempertanyakan fungsi pengawasan saat proyek berlangsung.

“Kenapa kalau tidak sesuai standar, uangnya tetap dikeluarkan? Kami akan minta keterangan Dispora dan akan rekomendasikan kepada dispora agar dapat mengaudit internal mengecek kesesuaian dengan Detail Engineering Design (DED),” tegasnya.

​Sidak kemudian berlanjut ke Kolam Renang Mila Kencana di kawasan GOR Pajajaran guna mengecek persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Di lokasi ini, Sekretaris Komisi IV, Subhan menemukan beberapa kekurangan teknis, termasuk kondisi keramik yang licin dan Starting block yang belum memadai.

Baca Juga :  Pemerrintah Rote Ndao, Pasif Menilik Rakyat

​”Kami menemukan kekurangan seperti keramik yang masih licin dan kekurangan pada Starting block. Kami ingin memastikan Porprov nanti berjalan lancar tanpa kendala teknis yang tidak diinginkan,” kata Subhan.

​Senada dengan itu, anggota Komisi IV Mulyani mengkhawatirkan keselamatan pengunjung, khususnya anak-anak.

“Di kolam Mila Kencana ada banyak batu-batu yang lepas dan tajam. Saya takut anak kecil yang berjalan tanpa alas kaki bisa terluka. Harus ada tindak lanjut segera agar masyarakat merasa nyaman,” imbuh Mulyani.

Anggota Komisi lV lainnya, Banu Lesmana Bagaskara menambah bahwa dalam proses revitalisasi untuk pengelolaan parkir agar lebih maksimal dan ada lahan-lahan UMKM yang mungkin sudah eksisting untuk di perhatian.

“Jangan sampai kita melakukan revitalisasi tapi orang-orang yang mencari rezeki di wilayah GOR Pajajaran disingkirkan. Saya titip pesan ke Kadispora agar ada boot-boot UMKM yang sudah ada bisa diperdayakan lebih lanjut,” katanya.

Baca Juga :  Groundbreaking Ceremony Pembangunan Cluster Allurea @ASTHARA Skyfront City

​Menanggapi temuan tersebut, Kepala Dispora (Kadispora) Kota Bogor, Anas Rusmana, menyampaikan apresiasinya atas masukan dari DPRD. Ia menjelaskan bahwa perbaikan di GOR Pajajaran memang dilakukan secara bertahap.

​”Terkait keramik yang diduga licin di Mila Kencana, itu berada di area kolam prestasi sekitar 20 persen. Solusinya, kami akan segera memasang karpet anti-slip dan menambah fasilitas duduk untuk atlet,” jelas Anas.

​Terkait insiden di GOM Bogor Utara, Anas menyatakan pihaknya akan menempuh langkah audit.

“Kami akan lakukan audit internal terlebih dahulu untuk mengetahui motif penyebab sebetulnya, apakah memang murni bencana atau ada ketidaktepatan dalam penerapan aspek konstruksi,” pungkasnya.

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600